Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Lamongan, Masyarakat Diimbau Terapkan 3M

Editor: Andika DP
oleh -54 Dilihat
Edukasi masyarakat terkait pemberantasan sarang nyamuk kepada warga Lamongan. (Foto: Andika DP)
KabarBaik.co – Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mencatat peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di bulan Januari-Maret 2024.
Masyarakat pun diimbau lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Masyarakat diimbau memperketat gerakan 3M dalam rangka pencegahan DBD. 3M itu yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas. Terlebih, pada awal Maret 2024 curah hujan tinggi.
“Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menggiatkan 3M (menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas). Karena kegiatan tersebut sangat efektif membunuh nyamuk dan jentiknya,” tutur Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pemkab Lamongan dr. Mafidhatul Laely, Rabu (20/3).
Imbauan tersebut juga berdasarkan faktor penambahan  kasus DBD di Kabupaten Lamongan dari Januari hingga 18 Maret 2024 ada 63 kasus (tidak ada kasus kematian).
“Kasus DBD di Lamongan total dari Januari hingga Maret hari ini ada 63. Sedangkan pada bulan Maret mulai tanggal 1 hingga 18 ini ada 21 kasus. Dengan penggencaran penerapan 3M+ bertujuan untuk memberhentikan kasus DBD di Lamongan,” terang Fidha.
Meskipun berdasarkan perhitungan insidens rate (IR), jumlah kasus di Kabupaten Lamongan terhitung rendah pada 2023 IR 16/100.000 jumlah penduduk dan pada tahun 2024 IR 1,9/100.000 jumlah penduduk. Namun demikian tetap harus dilakukan pencegahan dengan maksimal.
“Kasus DBD di Kabupaten Lamongan memang mengalami penurunan dari tahun 2022 tercatat ada 416 kasus, pada 2023 terdapat 193 kasus, dan semoga di tahun 2024 dapat lebih terkendali lagi dan tidak ada kasus kematian,” tandas Fidha.
Fidha menjelaskan banyaknya kasus DBD saat musim hujan bukan hanya disebabkan oleh habitat nyamuk di genangan air bersih, juga disebabkan oleh daya tahan tubuh yang menurun. Maka dari itu masyarakat juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi saat musim penghujan tiba, agar imun tubuh tidak menurun.

No More Posts Available.

No more pages to load.