KabarBaik.com- Berbagai macam hidangan makanan, biasanya tersaji untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Ada opor ayam, rendang, dan hidangan lainnya. Patut diingat mengkonsumsi hidangan berlemak secara berlebihan akan berbahaya bagi tubuh.
Menurut Lailatul Muniroh SKM MKes, dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair, sesekali boleh mengkonsumsi makanan berlemak. Namun, harus paham batasannya. Kelebihan kandungan lemak dalam tubuh akan menyebabkan kadar kolesterol meningkat. “Harus paham batasan, sehingga tidak terlalu banyak konsumsi lemak,” katanya seperti dilansir dari laman Unair.
Batas konsumsi lemak dalam sehari sekitar 25 sampai 30 persen kalori. Misalnya, dalam sehari butuh rata-rata 2.000 kilokalori (kkal), berarti kebutuhan lemaknya 500 kkal, atau setara 55,5 gram lemak. ‘’Kalau konsumsi tidak lebih dari 55,5 gram masih aman, tapi perlu memperhatikan jenis lemaknya, pilih lemak yang tidak jenuh,” terangnya.
Lailatul mengungkapkan beberapa alternatif yang bisa dilakukan. Alternatif tersebut seperti memilih dada ayam tanpa kulit untuk menu opor ayam, atau daging sapi tanpa lemak untuk menu rendang. “Selain itu, jangan lupa kombinasi sayur dan buah yang kaya serat, serta perbanyak minum air putih. Jadi, tidak hanya makan yang bersantan dan berlemak saja,” ungkapnya.
Lebih lanjut, makanan yang mengandung kolesterol tetap bermanfaat bagi tubuh. Tapi, dengan catatan kolesterol tersebut merupakan kolesterol baik. Kolesterol ini terkandung dalam alpukat, telur, hingga jenis minyak tertentu.
“Lemak telur itu masih aman, terutama kuning telur. Meskipun kuning telur mengandung kolesterol tinggi, tapi tidak harus dihindari. Hanya perlu ada batasan. Kalau bahan minyak alternatifnya seperti olive oil atau minyak jagung lebih sehat,” jelasnya.
Terlebih lagi pada masyarakat yang memiliki riwayat kadar kolesterol yang tinggi. “Kita mengetahui kadar kolesterol tinggi itu dari cek darah. Gejalanya ada yang sampai kram, bahkan bisa mengalami penurunan nafsu makan. Sebenarnya, gejalanya banyak, tapi bagi masyarakat yang punya riwayat kolesterol tinggi, semestinya lebih paham tanda yang terjadi pada tubuhnya,” tuturnya.
Lailatul berpesan kepada masyarakat untuk tetap mengkonsumsi makanan dengan prinsip gizi seimbang. Jadi, dalam sekali porsi makan, harus tetap ada makanan pokok, lauk, sayur, dan buah-buahan. Selain itu. penting juga untuk menerapkan pola hidup sehat. Termasuk saat Lebaran.
“Konsumsi makanan gizi seimbang sesuai kebutuhan kita. Jangan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat seperti tidak merokok, dan istirahat yang cukup. Aktivitas fisik nggak lupa untuk tetap terlaksana, tidak boleh mager (Malas bergerak, Red),” pungkasnya.






