KabarBaik.co – Meski ada kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan dirumahkannya pegawai honorer, aktivitas Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember dalam menangani korban bencana alam masih dilakukan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinsos Jember, Akhmad Helmi Luqman. Ia mengatakan bahwa Dinsos baru saja membantu dua perempuan lanjut usia (lansia) yang rumahnya roboh diterjang angin.
Dinsos mengerahkan sejumlah relawan untuk membawa bantuan sembako sekaligus membantu pembersihan puing-puing reruntuhan di lokasi kejadian.
“Memang ada efisiensi tapi karena ini sifatnya kegiatan sosial jadi kami tetap harus lakukan. Kemarin kami membantu korban bencana dua perempuan lansia di Desa Mojosari dan Desa Kasiyan di Kecamatan Puger. Bantuannya ada sembako, kasur, selimut, sandang, dan tenaga untuk memperbaiki rumah,” kata Luqman, Rabu (19/2).
Ia menyampaikan, petugas yang bergerak ke lokasi di antaranya adalah pegawai non ASN.
“Mereka masih menjalankan tugas-tugas kemanusiaan walau tidak mendapat honor sejak penghematan anggaran. Mereka ke lokasi juga dengan pembelian BBM secara patungan,” katanya.
Bahkan, mereka mencari bantuan bahan kontruksi untuk membangun kembali dua rumah lansia yang roboh karena di Dinsos sudah tidak tersedia lagi. Masyarakat sekitar pun turut memberi bahan kontruksi seperti kayu dan bambu.
“Kepedulian masyarakat memberi bantuan bambu dan kayu mengingat kita belum bisa melakukan pengadaan bahan. BBM juga disupport, berupaya ada,” pungkas Helmi.(*)








