Ngabuburit Estetik di Tugu Pahlawan: Padukan Kuliner Kekinian dan Edukasi Sejarah Surabaya

oleh -91 Dilihat
Ngabuburit di Tugu Pahlawan. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Memasuki bulan suci Ramadan 2026, kawasan ikonik Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember kembali bersolek. Menjadi salah satu agenda yang paling dinanti, kegiatan ‘Ngabuburit di Tugu Pahlawan’ hadir kembali dengan konsep yang lebih segar, menggabungkan hiburan modern dengan semangat patriotisme Kota Pahlawan.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini, yakni 28 Februari dan 1 Maret 2026, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan kali ini sengaja menyasar generasi muda sebagai target utama.

Sentuhan Modern di Kawasan Bersejarah

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya Saidatul Ma’munah mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan transformasi pada sisi kuliner. Jika sebelumnya lebih menonjolkan nuansa tradisional, tahun ini pengunjung akan dimanjakan dengan ragam kuliner kekinian.

“Kami menghadirkan kuliner yang lebih modern agar anak-anak muda semakin tertarik datang ke Tugu Pahlawan. Namun, nilai sejarahnya tetap menjadi ruh utama,” ujar Saida.

Selain bazar UMKM dan pasar murah, pengunjung juga akan dihibur oleh berbagai penampila seni dari Rumah Kreatif binaan Pemkot Surabaya, mulai dari musik Islami, dagelan, hingga panggung apresiasi untuk anak-anak disabilitas.

Belajar Sejarah Sambil Menunggu Bedug

Yang unik, Museum Sepuluh Nopember tetap beroperasi selama acara berlangsung. Pengunjung diajak untuk melakukan napak tilas perjuangan 10 November dan mengikuti kuis interaktif berhadiah.

“Masyarakat bisa ngabuburit sambil belajar. Kuis-kuis yang kami berikan berkaitan dengan sejarah kepahlawanan, sehingga nilai-nilai perjuangan tetap tertanam di benak pengunjung,” tambahnya.

Konsep ‘Mini Camping’ di Ruang Terbuka

Panitia mengusung konsep santai di area ruang terbuka hijau depan Tugu Pahlawan. Meski disediakan tempat duduk, pengunjung diperbolehkan membawa tikar atau kursi lipat sendiri untuk menciptakan suasana ala mini camping. Kendati santai, pihak pengelola menegaskan agar pengunjung tetap menjaga kebersihan area cagar budaya tersebut.

Informasi Tiket

Bagi warga Surabaya yang ingin merasakan pengalaman ngabuburit berbeda ini, tiket masuk dibanderol sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 5.000. Tiket dapat dipesan secara daring melalui laman resmi tiketwisata.surabaya.go.id.

Dengan antusiasme yang terus meningkat setiap tahunnya, Pemerintah Kota Surabaya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas Ramadan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas Surabaya sebagai Kota Pahlawan bagi generasi mendatang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.