Pelatih Silat di Kediri Diamankan Usai Perkosa Siswi SMK Hingga Melahirkan

oleh -29 Dilihat
WhatsApp Image 2025 10 10 at 8.28.15 AM
Ilustrasi pemerkosaan

KabarBaik.co – Seorang pelatih silat berinisial NF (26) diamankan atas dugaan pemerkosaan terhadap siswi SMK. Penangkapan dilakukan pada Kamis sore (3/10) di tempat kerjanya, usai korban melahirkan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kasus ini bermula ketika korban melahirkan seorang bayi di salah satu rumah sakit di Kota Kediri. Fakta tersebut akhirnya membuka dugaan kuat bahwa korban sebelumnya telah menjadi korban pemerkosaan oleh pelatih silatnya sendiri.

Ketua LSM Komunitas Peduli Kediri (KPK) Roy Kurnia Irawan yang turut mendampingi korban mengapresiasi langkah cepat polisi dalam menangani kasus ini. Roy menyebut pelaku sempat berupaya menghilangkan jejak dan menyangkal perbuatannya.

“Pelaku awalnya tidak mengakui secara lisan, tapi korban memiliki bukti percakapan yang menunjukkan pengakuan NF,” ungkap Roy, Jumat (10/10).

Dari hasil pendampingan LSM, diketahui bahwa korban yang berusia 16 tahun dan pelaku telah saling mengenal sejak 2019 melalui kegiatan organisasi pencak silat. Hubungan keduanya layaknya senior dan junior, namun kepercayaan itu disalahgunakan oleh pelaku.

Aksi bejat NF pertama kali terjadi pada Oktober 2024, saat korban diajak keluar dengan dalih latihan dan dibawa ke sebuah tempat kos. Di lokasi itu, korban dipaksa melayani nafsu pelaku. Perbuatan serupa kembali dilakukan pada Desember 2024 di tempat kos lain milik teman NF.

Korban baru menyadari kehamilannya ketika usia kandungan sudah enam bulan. NF sempat berjanji akan menikahi dan bertanggung jawab, namun janji itu tak pernah ditepati. Justru, pelaku menghindar dan menyewa pengacara agar korban tidak lagi menghubunginya.

Upaya damai yang sempat dilakukan keluarga korban pada pertengahan September 2025 berakhir gagal. Akhirnya, korban bersama LSM pendamping memutuskan untuk melapor ke Polres Kediri Kota.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana menegaskan bahwa pelaku tetap ditahan meski berusaha mengelak.

“Mau dia mengaku atau enggak mengaku, sebenarnya sudah kita tahan dia. Katanya enggak ada bukti yang menguatkan, juga enggak ada surat pemanggilan, tapi pelaku sudah kita amankan di tempat kerjanya,” tegas Cipto, Jumat (10/10).

“Nanti detailnya akan kami sampaikan saat rilis resmi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, M. Fajri Mubasysyir, memastikan pihaknya telah memberikan pendampingan penuh terhadap korban dan bayinya.

“Saat ini kami melakukan pendampingan psikologis, kesehatan, dan lainnya untuk memastikan korban serta bayinya mendapat perlindungan yang layak,” pungkasnya.

Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut penyalahgunaan kepercayaan antara pelatih dan murid serta menjadi peringatan serius terhadap perlindungan anak di bawah umur di lingkungan kegiatan Organisasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhamad Dastian Yusuf
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.