KabarBaik.co – Sebuah rumah dua lantai di Desa Jajar, Wates, Kabupaten Kediri, nyaris ludes dilalap si jago merah. Insiden bermula dari kelalaian penggunaan pemanas ruangan portabel yang ditinggal dalam kondisi menyala di atas kasur.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono membenarkan peristiwa ini dan menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Kerugian yang dialami sekitar Rp 20 juta. Tapi beruntung masih ada harta senilai Rp 750 juta yang berhasil diselamatkan,” ungkap Kaleb saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7).
Kebakaran bermula ketika anak pemilik rumah sedang mengerjakan tugas sekolah di lantai dua dengan menggunakan pemanas ruangan portabel. Setelah selesai, anak tersebut meninggalkan rumah tanpa mematikan perangkat yang saat itu diletakkan di atas kasur.
Pemilik rumah baru menyadari kebakaran terjadi setelah mendengar suara reruntuhan dari lantai atas. Sontak, ia langsung menghubungi pemadam kebakaran Pos Ngadiluwih.
“Tim kami bergerak cepat dengan satu unit armada kapasitas 2.500 liter. Proses pemadaman memakan waktu kurang lebih satu jam,” terang Kaleb.
Petugas berhasil menjinakkan api sepenuhnya sekitar pukul 13.10 WIB. Meski kerugian tak terhindarkan, upaya sigap warga dan Damkar mencegah api merembet ke bagian lain rumah dan lingkungan sekitar.
Atas kejadian ini, Kaleb mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menggunakan alat elektronik, khususnya pemanas ruangan dan perangkat yang menghasilkan panas.
“Jangan tinggalkan rumah dalam kondisi alat pemanas menyala, apalagi diletakkan di tempat mudah terbakar seperti kasur. Ini bisa memicu potensi kebakaran besar,” pesannya. (*)