Pemdes Kedungrukem Gresik Pasang Belasan CCTV untuk Antisipasi Kejahatan dan Pantau Banjir

oleh -28 Dilihat
IMG 3218 scaled
Kades Kedungrukem Bayu Prahaja Hadinata saat memantau CCTV di wilayahnya. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik melakukan upaya antisipasi tindak kejahatan dengan memasang kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV) di belasan titik.

Menurut Kepala Desa (Kades) Kedungrukem Bayu Prahaja Hadinata, pemasangan belasan CCTV ini dalam rangka meningkatkan keamanan di wilayahnya. Anggaran yang digunakan bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2024.

“Total ada 12 titik CCTV yang kami pasang pada tahun 2024 kemarin. Jadi di setiap akses keluar masuk dusun wilayah Desa Kedungrukem semuanya sudah terpasang kamera pengawas,” ungkap Kades Bayu, Jumat (23/5).

Sehingga, lanjut Bayu, dengan pemasangan CCTV itu aktivitas di setiap dusun bisa terpantau. Jika terjadi suatu tindak kejahatan atau hal yang tidak diinginkan lainnya, maka akan terekam kamera pengawas tersebut.

“Selain meningkat keamanan wilayah dari potensi tindak kejahatan, pemasangan CCTV ini juga berguna untuk memantau bencana alam banjir yang setiap tahun terjadi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Desa Kedungrukem adalah salah satu desa langganan banjir luapan Kali Lamong. CCTV dapat membantu pemerintah desa untuk memantau situasi di lapangan secara real time.

“Seluruh CCTV yang ada di empat dusun tersambung dengan monitor yang ada di Kantor Desa Kedungrukem. Sehingga bisa dipantau setiap saat. Harapannya keamanan desa terus terjaga,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.