Pemkab Mojokerto Perkuat Mitigasi Hadapi Cuaca Ekstrem-El Nino

oleh -123 Dilihat
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyalurkan bantuan kebencanaan.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyalurkan bantuan kebencanaan.

KabarBaik.co, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan sekaligus memperkuat langkah mitigasi di berbagai wilayah.

Banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak pertengahan Maret hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 tercatat berdampak pada 873 kepala keluarga (KK). Dampak tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Bangsal, Mojoanyar, dan Mojosari.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak pada Jumat (3/4). Bantuan yang diberikan berupa beras 10 kilogram per KK dan paket sembako guna meringankan beban masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi. Kehadiran kami tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan dan harapan bagi masyarakat terdampak,” ujar Gus Barra, sapaannya.

Ia menegaskan, penanganan bencana tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga diikuti langkah strategis untuk mengurangi risiko di masa mendatang. Upaya tersebut dilakukan melalui normalisasi saluran air, peningkatan infrastruktur pengendali banjir, serta edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa banjir terjadi secara bertahap sejak 16 Maret 2026 akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan luapan air merendam permukiman warga di sejumlah desa.

“Pemerintah daerah bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak dalam waktu singkat,” ujarnya.

Di sisi lain, bencana angin kencang yang melanda wilayah Mojokerto pada akhir Maret juga menyebabkan kerusakan rumah warga di beberapa lokasi.

Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian, turun langsung meninjau sekaligus menyalurkan bantuan berupa material konstruksi untuk perbaikan rumah warga. Bantuan diberikan kepada empat rumah di tiga desa, dengan jenis material disesuaikan kebutuhan, seperti asbes, kayu balok, bata merah, pasir, dan semen. Selain itu, bantuan sembako juga turut disalurkan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Mojokerto di bawah komando Bupati Muhammad Albarraa agar dapat membantu masyarakat yang terdampak,” kata Rizal.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dalam proses pemulihan pascabencana, termasuk percepatan perbaikan hunian warga.

Selain penanganan darurat, Pemkab Mojokerto juga mengantisipasi potensi bencana ke depan. Berdasarkan informasi BMKG, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi pada awal April 2026.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak membuang sampah di saluran air guna mencegah banjir.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi musim kering panjang yang diprediksi terjadi akibat fenomena El Nino. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan hingga kebakaran hutan.

Rizal menambahkan, masyarakat diharapkan menjaga kesehatan dan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, seperti dehidrasi.

Dengan langkah cepat, bantuan langsung, serta penguatan mitigasi, Pemkab Mojokerto berharap proses pemulihan berjalan optimal dan masyarakat semakin tangguh menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.