Percepat CPCL 2026, Dirjenbun RI dan SGN Kunjungi Polda Jatim

oleh -61 Dilihat
IMG 20260129 WA0022
Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan pelaksanaan program Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL)

KabarBaik.co, Surabaya – Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian bersama manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) melakukan kunjungan kerja ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan pelaksanaan program Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) Tahun 2026, sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada gula nasional.

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran program pengembangan areal tebu, sekaligus mengawal proses pendataan dan penetapan CPCL di Jawa Timur yang merupakan salah satu sentra utama produksi gula nasional.

Dalam pertemuan itu, jajaran Ditjenbun, PT SGN, dan Polda Jawa Timur membahas penguatan sinergisitas, terutama dalam aspek pengawasan lapangan, mitigasi potensi konflik lahan, serta dukungan keamanan selama proses pendataan dan pelaksanaan program CPCL. Upaya ini dilakukan agar seluruh tahapan berjalan secara transparan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Abdul Roni Angkat, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menyukseskan agenda strategis nasional di sektor pergulaan. Menurutnya, akselerasi CPCL 2026 merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas gula yang bersifat strategis.

“Program CPCL Tahun 2026 membutuhkan dukungan dan sinergisitas lintas sektor, termasuk dengan Polda Jawa Timur, agar seluruh tahapan dapat berjalan efektif, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi petani maupun pemangku kepentingan lainnya,” ujar Abdul Roni, Kamis (29/1).

Senada dengan itu, Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta, menyampaikan bahwa koordinasi dengan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan industri gula nasional. Ia menilai percepatan CPCL tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi dan teknis, tetapi juga memerlukan jaminan keamanan di tingkat lapangan.

“Percepatan CPCL 2026 membutuhkan kepastian keamanan agar proses pendataan, penetapan lahan, hingga persiapan tanam dapat berjalan tanpa hambatan. Dukungan ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program di lapangan,” kata Yunianta.

Polda Jawa Timur menyambut baik kunjungan kerja tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung program strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pembangunan sektor pertanian.

Melalui sinergisitas yang solid antara Ditjenbun, PT SGN, dan Polda Jawa Timur, akselerasi CPCL 2026 diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.