KabarBaik.co, Jember – Penantian panjang selama dua dekade akhirnya berbuah manis.
Tim kebanggaan masyarakat Jember, Persid Jember, resmi menyabet gelar juara ketiga Liga 4 Jawa Timur setelah melibas Persinga Ngawi dengan skor telak 4-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (15/2) lalu.
Bupati Jember Gus Fawait mengaku bangga dengan prestasi Persid kali ini.
“Kami bangga atas perjuangan para pemain yang berhasil mencetak sejarah baru bagi persepakbolaan Jember,” kata Gus Fawait, Rabu (18/2).
Meski harus puas di posisi ketiga, catatan statistik Persid Jember terbilang istimewa. Sepanjang 14 pertandingan (1.260 menit waktu normal), Persid menjadi salah satu dari hanya dua tim yang tidak terkalahkan. Konsistensi dan kedisiplinan ini menjadi modal kuat mereka untuk melaju ke putaran Liga 4 Nasional.
“Ini adalah kejutan (surprise) luar biasa bagi saya dan seluruh masyarakat Jember. Penantian selama 20 tahun akhirnya terjawab. Tekad kuat anak-anak muda kita membuktikan bahwa Persid layak bersaing di level nasional,” ungkap Bupati.
Atas capaian itu, Gus Fawait menegaskan bahwa prestasi di lapangan hijau harus berjalan beriringan dengan masa depan akademik para atlet.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemkab Jember berkomitmen memberikan dukungan pendidikan penuh bagi para pemain Persid yang ingin menempuh jenjang perguruan tinggi.
“Bagi adik-adik pemain Persid yang ingin kuliah, sudah menjadi kewajiban Pemkab untuk memprioritaskan mereka. Di mana pun kampusnya, akan kita dukung penuh melalui beasiswa,” tegas Bupati.
Selain itu, Gus Fawait mendorong penguatan manajemen klub melalui kolaborasi lintas sektor.
Ia berharap Persid ke depan bertransformasi menjadi klub profesional yang mandiri dengan merangkul dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat.
Sementara itu, Ketua Yayasan Persid Jember Ardi Pujo Prabowo mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian ini, mengingat persiapan tim yang relatif mepet.
“Alhamdulillah, meski persiapan hanya sekitar satu bulan dan dimulai dari tahap seleksi, kerja sama solid antara yayasan, manajemen, dan pemain membuahkan hasil. Dukungan penuh dari Gus Bupati menjadi energi tambahan bagi kami,” jelas Ardi.
Saat ini, manajemen tengah melakukan evaluasi skuad guna menghadapi ketatnya persaingan di Liga 4 Nasional. Sekitar 9 hingga 10 pemain baru kini sedang menjalani tahap trial untuk menambah kedalaman tim.
Ardi juga menyampaikan aspirasi agar Jember dapat ditunjuk sebagai tuan rumah putaran Liga 4 Nasional. Menurutnya, hal ini tidak hanya soal gengsi olahraga, tetapi juga penggerak ekonomi kerakyatan.
“Jika Jember jadi tuan rumah, UMKM akan bergerak dan perputaran ekonomi meningkat. Ini adalah momentum kebangkitan kolektif, baik bagi sepak bola maupun kesejahteraan masyarakat Jember,” pungkasnya. (*)






