Polres Bojonegoro Usut Dugaan Keracunan Massal Ratusan Siswa di Kedungadem

oleh -385 Dilihat
Petugas mengambil sampel air di SPPG di Desa Sidorejo, Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Polres Bojonegoro turun tangan mengusut dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kecamatan Kedungadem usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah pihak telah dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan MBG. Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, polisi juga mengambil sampel seluruh menu MBG untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Kami melakukan pengecekan ke lokasi, mendampingi Dinkes dalam pengambilan sampel untuk dikirim ke Labkesda,” jelas Afrian, Jumat (3/10).

Selain itu, polisi juga telah meminta klarifikasi dari sejumlah pihak, termasuk SPPG, Dinkes, serta pihak sekolah yang terdampak. “Kami klarifikasi semua pihak yang terkait, mulai dari SPPG, Dinkes, hingga kepala sekolah setempat,” kata Alfian.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bojonegoro, Ninik Susmiati, menyampaikan bahwa kondisi siswa yang sempat dilarikan ke Puskesmas Kedungadem telah berangsur membaik dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Menurut data Dinkes Bojonegoro, siswa SMAN 1 Kedungadem menjadi yang paling banyak terdampak. Sebanyak 22 siswa dirawat di puskesmas, 50 ditangani di ruang UKS sekolah, dan 61 siswa tidak masuk sekolah karena sakit. Di SDN Tumbrasanom, terdapat 4 siswa yang mengeluh sakit perut dan pusing.

Sedangkan, di MTs Plus Nabawi, 6 siswa terdampak, dengan rincian 2 dirawat di puskesmas, 3 di UKS, dan 1 siswa sudah kembali beraktivitas di sekolah. “Seluruh siswa yang dirawat di puskesmas sudah pulang dan kondisinya membaik,” ungkap Ninik.

Meski demikian, penyebab pasti kejadian ini belum bisa dipastikan. Ninik menjelaskan, indikasi keracunan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari makanan, air, peralatan makan, hingga kondisi lingkungan di sekolah maupun dapur SPPG. “Semua sampel makanan, peralatan makan, dan air sudah kami bawa untuk diperiksa di Labkesda,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.