KabarBaik.co, Sidoarjo – Layanan kesehatan hapus tato gratis yang digelar oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (LAZNAS BMH) mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Program sosial ini menjadi bagian dari upaya lembaga dalam mendayagunakan dana zakat, infak, sedekah, wakaf, serta CSR perusahaan untuk membantu masyarakat yang ingin menghapus tato.
Kegiatan yang berlangsung di kantor BMH Unit Sidoarjo pada Minggu (15/2) tersebut diikuti puluhan peserta yang mengantre di lokasi, para peserta terlihat tertib mengantre sambil menunggu giliran. Sebelum menjalani proses penghapusan tato menggunakan teknologi laser, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diberi cream untuk tahap penghapusan tato dengan sinar laser.
Deputi Penghimpunan BMH Sidoarjo, Alfian Iqbal, menjelaskan bahwa aspek keamanan medis menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program ini.
“Karena program hapus tato itu ada beberapa referensi dari tim medis, peserta harus dicek lab dulu seperti Hepatitis atau HIV. Jika dinyatakan lolos, maka peserta dieksekusi oleh tim operator laser,” ujarnya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari Saifudin Zuhri ,43, warga Surabaya yang bekerja sebagai pengemudi ojek online. Ia mengaku telah lama ingin menghapus tatonya dan memanfaatkan kesempatan ini karena layanan diberikan secara gratis.
“Aslinya pengen bersih-bersih aja mumpung mau bulan baik (Ramadan). Keinginan saya sudah dari dulu sebenarnya, cuma kalau di tempat lain bayar. Berhubung ada yang gratis, ya sudah saya ikut,” ungkap Saifudin
Ia menambahkan meski proses laser terasa lebih sakit dibandingkan saat membuat tato, hal tersebut tidak menyurutkan niatnya. Ia berharap dapat kembali ke kampung halaman dalam kondisi lebih bersih secara lahiriah sebagai bagian dari niat hijrahnya.
Program ini merupakan inisiasi BMH Sidoarjo yang berkolaborasi dengan BMH Pusat. Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, yang turut meninjau langsung pelaksanaan di kantor BMH Sidoarjo, kawasan Lingkar Timur.
Manajer BMH Unit Sidoarjo, S. Abdul Karim, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan ini.
“Kami sangat bersyukur agenda ini berjalan dengan lancar. Program ini adalah bentuk nyata pendayagunaan dana zakat untuk membantu saudara-saudara kita yang berikhtiar menghapus tato sebagai bagian dari perjalanan hijrah mereka,” pungkasnya.
Tercatat sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini. Melalui kolaborasi tersebut, BMH berharap program layanan sosial serupa dapat terus digelar guna membantu masyarakat yang ingin memperbaiki diri sekaligus memperoleh manfaat kesehatan secara aman dan gratis. (*)








