Rawan Tawuran Antar Perguruan, BKP dan Polres Bojonegoro Gelar Deklarasi Damai

Reporter: Shobilul Umam
Editor: Gagah Saputra
oleh -100 Dilihat
Penandatangan deklarasi damai antara polisi dan GKP.(umam)

KabarBaik.co – Dalam rangka memelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijiriah, Polres Bojonegoro menggelar Tatap Muka dan Deklarasi Damai bersama Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) di gedung AP I Rawi Polres Bojonegoro, Rabu (3/4).

Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto mengatakan kegiatan bersama BKP ini digelar untuk menciptakan stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif di bulan Ramadan dan saat libur hari Idul Fitri nanti.

AKBP Mario juga mengapresiasi masing-masing ketua perguruan pencak silat yang ikut membantu menenangkan anggotanya di saat terjadi suatu permasalahan. Ini adalah salah wujud kepedulian yang diberikan khususnya dalam rangka menjaga kondusifitas di Bojonegoro.

Baca juga:  Pemilu 2024, Kapolres Bojonegoro Tegaskan Netralitas Polri

“Dengan adanya Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) ini, ke depan diharapkan dapat membantu tugas Polri dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas,” ujar Mario.

Adapun isi deklarasi damai perguruan silat yang tergabung dalam BKP Bojonegoro salah satunya adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri di Bojonegoro.

Baca juga:  Jelang Nataru dan Pemilu, Polres Bojonegoro Gencarkan Patroli Skala Besar

Dan bersedia tidak memasang banner ucapan Hari Raya Idul Fitri maupun mengadakan kegiatan yang dapat memicu gesekan antar perguruan silat.

Sementara itu, Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), Wahyu Subakdiono mengatakan bahwa BKP siap berkoordinasi, komunikasi dan kolaborasi kepada TNI – Polri dalam menciptakan kondusivitas Kamtibmas di Bojonegoro.

pihaknya berharap masing-masing ketua perguruan untuk menghimbau kepada anggotanya agar tidak melakukan tindakan apapun yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Baca juga:  Kapolres Bojonegoro Pimpin Sertijab Kasatreskrim dan Kasatlantas

“Saya imbau kepada seluruh ketua perguruan untuk menghimbau atau mengingatkan kepada anggotanya untuk menjaga situasi kamtibmas di Bojonegoro, aman dan kondusif,” tegas Kangmas Wahyu panggilan akrabnya.

Dalam beberapa waktu terakhir beberapa kasus tawuran antar pemuda di kabupaten Bojonegoro dinilai cukup tinggi. Bahkan dalam kasus terakhir yang terjadi di kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro satu nyawa melayang, dan hingga kini pelaku masih dalam proses peradilan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.