Razia Gabungan di Nganjuk Temukan Wanita Mabuk di Eks Lokalisasi Guyangan

oleh -61 Dilihat
Wanita yang mengaku kesasar ditemukan dalam kondisi mabuk di teras salah satu warung eks lokalisasi guyangan (Agus Karyono)

Kabarbaik.co, Nganjuk – Razia gabungan di bulan Ramadan dalam rangka Operasi Penegakan Ketertiban dan Operasi Yustisi menemukan seorang wanita yang mengaku kesasar dalam kondisi mabuk di eks lokalisasi Guyangan, Nganjuk, Selasa (24/2).

Kegiatan yang digelar oleh Sub Denpom V/1-8 Nganjuk ini melibatkan. Proovost Kodim 0810 Nganjuk, Propam Polres Nganjuk, dan Satpol PP Nganjuk ini juga mengecek sejumlah kafe karaoke yang dilarang beroperasi selama bulan suci, sekaligus menjalankan tugas penegakan hukum baik untuk lingkup militer maupun kasus yang berdampak pada masyarakat.

“Kegiatan bertujuan memberikan rasa aman dan tentram kepada masyarakat selama Ramadan,” ujar Lettu CPM Warwan selaku Dansub Denpom V/1-8 Nganjuk yang memimpin razia tersebut.

Razia dimulai dari Loceret, di mana petugas mendatangi Kafe Karaoke Crown. Saat kedatangan petugas, tempat tersebut dalam kondisi tertutup. Petugas memberikan imbauan langsung kepada pengelola agar tidak membuka usaha selama Ramadan, sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Bupati Nganjuk.

“Kegiatan tersebut akan rutin digelar selama bulan Ramadan,” kata Siswanto, anggota Pol PP Pemda Nganjuk yang ikut dalam razia.

Razia kemudian dilanjutkan ke eks lokalisasi Guyangan, di sinilah petugas menemukan wanita yang mengaku berasal dari Bandung dalam kondisi mabuk di teras warung. Wanita tersebut mengaku telah menenggak minuman keras bersama beberapa teman laki-laki yang kemudian kabur terlebih dahulu saat petugas berjarak sekitar 30 meter dari warung.

“Dari Bandung pak, tidak bawa KTP, tapi bawa foto kopi KK,” ucap wanita tersebut kepada petugas saat dimintai identitas dengan logat Sunda.

Kegiatan Razia di sejumlah kafe di Nganjuk (Agus Karyono)

Saat hendak menyusul teman-temannya yang kabur, wanita tersebut terlihat dia tidak dapat melarikan diri karena motornya mogok tidak dapat dinyalakan.

“Ini tadi hanya minum minum pak, tolong pak ya,” pinta dia sambil memohon kepada petugas agar tidak dibawa.

Setelah melakukan pemeriksaan dan memberikan edukasi serta pengarahan, petugas gabungan akhirnya memberikan imbauan agar tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi.

Selanjutnya razia dilanjutkan ke wilayah Kecamatan Tanjunganom, mengecek sebuah kafe di jalan raya Nganjuk-Madiun yang juga dalam kondisi tertutup.

“Ini merupakan agenda rutin Sub Denpom Nganjuk dalam rangka penegakan disiplin dan ketertiban,” ujarnya.

Patroli yang dilakukan secara berkala bertujuan memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama bulan Ramadan.

“Tujuan kami menciptakan wilayah Nganjuk kondusif, aman dan tenteram. Sehingga, masyarakat dapat beribadah di bulan Ramadan dengan rasa nyaman,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.