KabarBaik.co- Macaroni schotel merupakan hidangan pasta yang populer dan disukai banyak orang. Perpaduan makaroni yang lembut dengan saus creamy dan topping keju yang melimpah menciptakan cita rasa yang menggugah selera. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai resep macaroni schotel panggang yang lezat dan bergizi, mulai dari bahan-bahan, cara membuat, hingga tips menyajikannya.
Pengertian dan Sejarah Macaroni Schotel
Macaroni schotel adalah hidangan pasta yang berasal dari Belanda. Nama “schotel” sendiri berarti “piring” dalam bahasa Belanda. Hidangan ini terdiri dari makaroni yang dicampur dengan saus bechamel (saus putih), daging cincang, sayuran, dan keju, kemudian dipanggang hingga bagian atasnya kecokelatan dan renyah.
Macaroni schotel diperkenalkan ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Seiring waktu, resep aslinya mengalami penyesuaian dengan selera lokal. Misalnya penambahan rempah-rempah khas Indonesia seperti pala dan merica, serta penggunaan keju cheddar yang lebih mudah didapat.
Saat ini, macaroni schotel telah menjadi hidangan yang akrab di lidah masyarakat Indonesia. Variasi resepnya pun semakin beragam, mulai dari versi vegetarian hingga yang menggunakan berbagai jenis daging dan seafood. Kepopulerannya tidak hanya sebagai hidangan rumahan, tapi juga sering dijumpai di kafe, restoran, hingga dijadikan ide bisnis kuliner.
Bahan- bahan:
- 250 gram makaroni
- 200 gram daging sapi cincang
- 100 gram keju cheddar parut
- 50 gram keju mozzarella parut (untuk topping)
- 2 butir telur, kocok lepas
- 500 ml susu cair
- 1 buah bawang bombay, cincang halus
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 2 batang daun bawang, iris halus
- 2 sdm mentega
- 3 sdm tepung terigu
- 1 sdt pala bubuk
- 1 sdt merica bubuk
- Garam secukupnya
- Minyak zaitun secukupnya
Pastikan untuk memilih bahan-bahan berkualitas baik agar hasil macaroni schotel panggang menjadi lebih lezat. Gunakan makaroni yang berkualitas agar tidak mudah hancur saat dimasak. Pilih daging sapi cincang yang segar dan bebas lemak berlebih. Untuk keju, pilih yang memiliki rasa kuat agar memberikan cita rasa gurih yang maksimal pada hidangan.
Cara Membuat:
- Rebus makaroni dalam air mendidih yang telah diberi sedikit garam dan minyak zaitun hingga al dente (matang tapi masih sedikit keras). Tiriskan dan sisihkan.
- Panaskan mentega dalam wajan, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan daging cincang, masak hingga berubah warna dan matang.
- Tambahkan tepung terigu, aduk rata hingga berbulir.
- Tuangkan susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
- Masukkan pala bubuk, merica bubuk, dan garam. Aduk rata dan masak hingga saus mengental.
- Masukkan makaroni rebus dan keju cheddar parut. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
- Angkat dari api, lalu masukkan kocokan telur dan daun bawang. Aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang atau ramekin yang telah diolesi mentega.
- Taburi bagian atas dengan keju mozzarella parut.
- Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 180°C selama 20-25 menit atau hingga bagian atas kecokelatan.
- Angkat dan biarkan dingin sejenak sebelum disajikan.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, akan mendapatkan macaroni schotel panggang yang lezat dengan tekstur creamy di bagian dalam dan renyah di bagian atas. Pastikan untuk mengaduk saus dengan teliti agar tidak menggumpal dan memasak makaroni hingga al dente agar tidak terlalu lembek saat dipanggang.
Tips Tambahan:
- Jangan terlalu lama merebus makaroni. Rebus hingga al dente karena makaroni akan dimasak kembali saat dipanggang.
- Gunakan campuran berbagai jenis keju untuk mendapatkan cita rasa yang lebih kaya. Selain cheddar dan mozzarella, Anda bisa menambahkan keju parmesan atau gouda.
- Pastikan saus bechamel cukup kental agar macaroni schotel tidak berair saat dipanggang.
- Tambahkan sayuran seperti wortel atau brokoli yang dipotong kecil untuk meningkatkan nilai gizi.
- Beri taburan breadcrumbs di atas keju sebelum dipanggang untuk tekstur yang lebih renyah.
- Gunakan loyang atau ramekin yang tidak terlalu dalam agar macaroni schotel matang merata.
- Biarkan macaroni schotel dingin sejenak setelah dipanggang agar lebih mudah dipotong dan disajikan.
Variasi Resep Macaroni Schotel:
- Macaroni schotel dapat divariasikan sesuai selera dan kebutuhan. Berikut beberapa ide variasi yang bisa dicoba:
- Macaroni Schotel Ayam: Ganti daging sapi dengan ayam cincang atau ayam suwir untuk variasi rasa yang berbeda.
- Macaroni Schotel Seafood: Tambahkan udang, kepiting, atau cumi-cumi untuk sentuhan seafood yang lezat.
- Macaroni Schotel Vegetarian: Ganti daging dengan berbagai sayuran seperti jamur, paprika, atau zucchini.
- Macaroni Schotel Pedas: Tambahkan cabai atau saus sambal untuk memberikan sensasi pedas.
- Macaroni Schotel Mini: Buat dalam ukuran kecil menggunakan cetakan muffin untuk sajian yang lebih praktis.
- Macaroni Schotel Keju Leleh: Tambahkan potongan keju di tengah adonan agar meleleh saat dipanggang.
Jangan ragu untuk bereksperimen dengan bahan-bahan favorit Anda untuk menciptakan variasi macaroni schotel yang unik dan sesuai selera keluarga.







