Retakan Tanah Muncul di Lereng Bukit Wonosalam, Ini Hasil Asesmen BPBD Jombang

oleh -188 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 12 at 10.51.52 AM
Petugas BPBD mengecek Lokasi retakan tanah di Wonosalam Jombang (istimewa)

KabarBaik.co – Sebuah retakan tanah sepanjang puluhan meter muncul di kawasan perbukitan Kecamatan Wonosalam, Jombang. Temuan ini langsung ditindaklanjuti BPBD setempat karena dinilai berpotensi memicu pergerakan tanah saat musim hujan.

Retakan pertama kali ditemukan seorang petani di area perkebunan Dusun Jumok, Desa Sambirejo, pada Kamis (4/12) pagi. Warga kemudian melaporkan hal tersebut ke kepala dusun dan diteruskan ke BPBD Jombang.

Tim Pusdalops BPBD Jombang yang tiba di lokasi menemukan retakan hampir 50 meter dengan lebar bervariasi antara 9–20 cm. Di beberapa titik, kedalamannya bahkan diperkirakan mencapai lebih dari satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas menyebut kondisi tanah labil di Wonosalam membuat retakan ini perlu diwaspadai.

“Tim kami sedang memetakan area dan mengidentifikasi titik rawan. Kami imbau warga tidak mendekati zona retakan, terutama saat hujan deras,” kata Wiku saat dikonfirmasi, Jumat (12/12).

Meski lokasi retakan berjarak sekitar setengah kilometer dari permukiman, BPBD menilai potensi pergerakan tanah bisa berkembang tiba-tiba, terlebih di musim hujan.

Kepala Desa Sambirejo, Sungkono, membenarkan temuan tersebut dan telah mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan.

“Kami sudah memberi peringatan kepada masyarakat, terutama yang beraktivitas di lahan pertanian dan perkebunan sekitar lokasi,” ujarnya.

Hingga kini, BPBD Jombang masih memantau perkembangan di lapangan sambil menunggu hasil asesmen lengkap.

Pemerintah desa dan kecamatan juga diminta bersiaga jika sewaktu-waktu diperlukan langkah evakuasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.