Ritual Seblang Dimulai, Penari Bakal Menari Bersama Roh Leluhur selama 7 Hari

oleh -674 Dilihat
Ritual Seblang Olehsari.(ikhwan)

KabarBaik.co – Ritual adat Seblang Olehsari di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi resmi dimulai, Senin (15/4) kemarin. Ritual ini bakal digelar selama sepekan.

Selain menjadi ritual adat yang wajib digelar setiap bulan Syawal, tradisi ini pun diminati oleh para pengunjung luar daerah.

Alasannya karena Seblang memang berbeda dari ritual lainnya. Penari Seblang di Desa Olehsari merupakan remaja putri dipilih secara supranatural dari keturunan para penari sebelumnya.

Ritual tari Seblang melalui proses trance di mana tubuh penari dimasuki energi spiritual leluhurnya.

Penari Seblang Olehsari di tahun ini merupakan penari Dwi Putri Ramadani. Ini kali kedua dia jadi penari seblang setelah tahun lalu ia juga ditunjuk sebagai penari ritual.

“Saya ikhlas ditunjuk menjadi penari Seblang. Karena ini merupakan petunjuk dari leluhur saya,” ungkap Putri.

Selama 7 hari Putri akan menjadi tokoh utama dalam pagelaran Seblang Olehsari. Dia akan menari dalam keadaan trance alias kesurupan. Momen ini biasanya menjadi yang paling banyak ditunggu wisatawan.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi Taufik Rohman mengaku bersyukur dalam pelaksanaan ritual adat Seblang Olehsari. Sebab tahun ini pelaksanaan diberi kelancaran tanpa halangan apapun.

“Saya sangat bersyukur ritual adat Seblang Olehsari tahun ini diberikan kelancaran dari tahun ke tahun. Prosesi ritual adat yang begitu sakral ini dapat disaksikan masyarakat secara luas baik warga lokal maupun luar daerah,” kata Taufik.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.