RUPSLB Bank Mandiri Perkuat Tata Kelola dan Strategi Bisnis Menuju 2026

oleh -44 Dilihat
IMG 20251220 WA0009
Bank Mandiri terus mengelola perusahaan secara agresif namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

KabarBaik.co – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (19/12), sebagai langkah penguatan tata kelola perusahaan sekaligus memastikan kesiapan strategis perseroan dalam memasuki fase lanjutan transformasi bisnis.

Dalam RUPSLB tersebut, para pemegang saham menyetujui sejumlah agenda strategis, meliputi perubahan Anggaran Dasar Perseroan, pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026, serta penyesuaian susunan pengurus perseroan.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menegaskan bahwa keputusan yang dihasilkan mencerminkan kepercayaan dan dukungan penuh pemegang saham, termasuk pemerintah, kepada manajemen Bank Mandiri untuk terus mengelola perusahaan secara agresif namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“RUPSLB ini menjadi wujud dukungan pemegang saham terhadap langkah strategis manajemen dalam mengakselerasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, dengan tetap menjaga tata kelola dan manajemen risiko yang kuat,” ujar Adhika dalam keterangan resminya, Sabtu (20/12).

Ia menambahkan, dukungan tersebut sekaligus menjadi keyakinan bersama bahwa manajemen Bank Mandiri mampu menjalankan mandat pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan secara konsisten.

Pada agenda pertama, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, termasuk penguatan pengaturan mengenai mekanisme pengawasan oleh Holding Operasional. Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk harmonisasi terhadap kerangka hukum baru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang BUMN.

Perubahan Anggaran Dasar tersebut merupakan implementasi arahan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, yakni Badan Pengelola BUMN (BP BUMN), sebagaimana tertuang dalam surat resmi bernomor S-23/BPU/10/2025 tertanggal 28 Oktober 2025.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan praktik tata kelola Bank Mandiri tetap selaras dengan kebijakan pemerintah dan regulator, sekaligus memperkuat fondasi pengawasan perusahaan.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pendelegasian kewenangan terkait penyusunan dan pengesahan RKAP Tahun 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan kelincahan proses perencanaan bisnis, sekaligus memastikan kesiapan operasional perseroan dalam menghadapi dinamika ekonomi dan industri pada tahun buku mendatang.

Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham turut menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Bank Mandiri sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan strategis dan adaptivitas organisasi dalam mendukung agenda transformasi jangka panjang.

Susunan Dewan Komisaris Bank Mandiri saat ini adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini
Wakil Komisaris Utama: M. Rudy Salahuddin Ramto
Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
Komisaris: Luky Alfirman*
Komisaris: Yuliot
Komisaris Independen: Mia Amiati Iskandar
Komisaris Independen: B. Bintoro Kunto Pardewo

Sementara itu, susunan Dewan Direksi Bank Mandiri tetap sebagai berikut:
Direktur Utama: Riduan
Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan
Direktur Operations: Timothy Utama
Direktur Human Capital & Compliance: Eka Fitria
Direktur Risk Management: Danis Subyantoro
Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo
Direktur Corporate Banking: Mochamad Rizaldi
Direktur Consumer Banking: Saptari
Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi
Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini
Direktur Network & Retail Funding: Jan Winston Tambunan
Direktur Information Technology: Sunarto

Efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Mandiri menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi strategis yang telah diberikan dalam memperkuat fondasi bisnis perseroan.

“Manajemen menyampaikan penghargaan atas pengabdian dan kontribusi Bapak Kuswiyoto dan Bapak Zainudin Amali dalam mengawal penguatan kinerja dan transformasi Bank Mandiri,” ujar Adhika.

Lebih lanjut, Bank Mandiri menilai keputusan strategis RUPSLB ini memperkuat konsistensi arah pengelolaan perseroan agar tetap selaras dengan visi jangka menengah 2025–2029. Dukungan pemegang saham menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan strategi dan pencapaian kinerja perseroan.

“Kami menyambut baik penunjukan Bapak Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama, serta kehadiran jajaran komisaris baru. Diharapkan kepengurusan ini semakin memperkuat tata kelola dan memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan strategi bisnis jangka panjang Bank Mandiri,” imbuhnya.

Ke depan, Bank Mandiri menegaskan komitmen untuk terus mengakselerasi transformasi bisnis melalui sinergisitas yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, guna memperluas kontribusi perseroan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.