Sebelum Tewas, Pria Mengambang di Anak Sungai Brantas Jombang Sempat Ketakutan

oleh -1451 Dilihat
AKP Margono Suhendra ketika memberi keterangan (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co – Penemuan jasad pria mengapung di aliran sungai anak Brantas, Desa Kedungpapar, Sumobito, Jombang. sempat menimbulkan tanda tanya. Polisi memastikan korban bernama Fandis Dwi Kurniawan (36), warga Desa Karobelah, Mojoagung.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra menyebut pihaknya masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut. Dari keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat dalam kondisi ketakutan.

“Keterangan dari keluarganya, korban itu dalam keadaan takut. Apakah benar dikejar atau tidak, masih kami dalami. Kejadiannya pun malam hari, sehingga saksi juga minim. Tapi kami akan terus menggali informasi dari saksi-saksi di TKP,” kata Margono, Rabu (17/9).

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pihak keluarga menolak otopsi, sehingga hanya dilakukan visum luar. Hasilnya tidak ditemukan indikasi kejahatan maupun tindak pidana,” tegas Margono.

Sebelumnya, Kapolsek Sumobito AKP Tejo Bagus Purnomo mengatakan identitas korban dipastikan setelah pemeriksaan di RSUD Jombang. Dari hasil tim Inafis, korban meninggal akibat tenggelam.

“Korban bernama Fandis Dwi Kurniawan. Hasil pemeriksaan tim Inafis menunjukkan korban meninggal akibat tenggelam,” jelas Tejo.

Saat ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB, tubuh korban mengapung dengan posisi menengadah. Wajah korban masih terlihat di permukaan air. Kondisi sungai saat itu cukup dangkal dengan arus tidak deras.

“Tubuhnya masih lengkap dengan pakaian yang melekat,” tambah Tejo. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.