KabarBaik.co, Jombang – Semangat kepedulian untuk korban bencana hidrometeorologi di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra menguat dalam Sharing Session bertajuk “Senyoem Oentoek Soematra”. Kegiatan itu digelar di Gedung Pertemuan DPRD Jombang, Jawa Timur.
Acara ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan komitmen para donatur untuk mendukung program kemanusiaan yang digagas Rombong Sedekah.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembagian katalog aksi S.O.S (Senyoem Oentoek Soematra) beserta lembar komitmen donatur. Panitia juga menayangkan video dokumentasi aksi sosial yang telah dilakukan di lokasi terdampak bencana.
Ketua Pelaksana, Ari, mengatakan program S.O.S merupakan upaya bersama menghadirkan senyum bagi warga terdampak bencana, khususnya di Aceh Tamiang.
“Gerakan kemanusiaan ini tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kolaborasi dan sinergi. Kami ingin membuka ruang kolaborasi seluruh elemen masyarakat Jombang. Karena bencana bukan hanya tentang kehilangan, tapi juga tentang solidaritas,” ujar Ari, Minggu (15/2).
Ia berharap masyarakat di Sumatra merasakan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah tersebut.
Dukungan juga datang dari Pemkab Jombang. Bupati Jombang yang diwakili Kepala Dinas Sosial, Agung Hariadi, mengapresiasi inisiatif Rombong Sedekah yang dinilai menghadirkan gerakan sosial kolaboratif dan berdampak langsung.
Menurutnya, pemerintah daerah mendukung penuh gerakan yang memperkuat solidaritas antarwilayah.
Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris BPBD Jombang, Nurpuji Subagyo. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.
“Bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Masyarakat tidak hanya perlu siap dalam penanganan pascabencana, tetapi juga memperkuat mitigasi sebelum bencana terjadi. BPBD siap berkolaborasi dalam edukasi kebencanaan,” ungkapnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan pembacaan puisi dan pemutaran video aksi lapangan S.O.S yang memperlihatkan kondisi riil di wilayah terdampak, termasuk proses distribusi bantuan kepada warga.
Sesi utama menghadirkan Direktur Rombong Sedekah sekaligus Leader Tim Aksi S.O.S di Aceh Tamiang, Rossy Prima Antoni. Selama sekitar satu jam, ia memaparkan kondisi terkini di lapangan, tantangan distribusi bantuan, hingga kebutuhan mendesak warga.
Menurut Rossy, bantuan difokuskan pada kebutuhan primer seperti air bersih, pangan, pakaian, logistik, serta dukungan pemulihan pascabencana. Sesi ini juga diwarnai dialog interaktif dengan peserta.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada para donatur tahap sebelumnya. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen donatur untuk aksi tahap berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada Ramadan mendatang.
Antusiasme peserta juga terlihat dalam lelang amal topi khas Aceh. Seluruh hasil lelang akan dialokasikan untuk mendukung program bantuan di wilayah terdampak.
Program “Senyoem Oentoek Soematra” diharapkan tak sekadar menjadi agenda sosial, tetapi panggilan kemanusiaan untuk menghadirkan harapan di tengah duka. (*)







