Sinergi Pemkot Pasuruan-BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Informal Kini Terlindungi Keselamatan Kerja

oleh -20 Dilihat
WhatsApp Image 2025 05 22 at 13.16.03
Wakil Wali Kota Pasuruan M. Nawawi bersama BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan benar-benar serius untuk hadir dalam setiap aspek kehidupan warganya. Terbaru, Pemkot Pasuruan bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) melaunching program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi bukan penerima upah atau pekerja rentan.

Program bagi para pekerja nonformal ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT). Data per April 2025, tercatat program ini telah mengcover sebanyak 9.038 orang. Launching dan sosialisasi terkait program ini dilaksanakan pada Kamis (22/5) pagi di Gedung Gradhika Bhakti Praja dan dihadiri pula oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi.

Pejabat yang akrab disapa Mas Nawawi itu menyatakan, pemerintah bertekad untuk mengcover jaminan sosial masyarakat sejak lahir hingga meninggal. Program jaminan sosial bagi para pekerja rentan yang meliputi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian ini adalah bentuk komitmen dari negara dalam melindungi segenap warganya, khususnya masyarakat Kota Pasuruan.

“Jika pekerja kantoran pada umumnya jaminan kesehatan dan keselamatan kerjanya sudah otomatis tercover. Namun, bagaimana dengan para pedagang, pemilik warung, dan sejenisnya. Untuk itu, kami bersyukur, dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, program ini dapat kita wujudkan,” ujar Mas Nawawi.

Mas Nawawi ingin masyarakat luas mengetahui eksistensi program ini agar tujuan perlindungan keselamatan kerja bagi para pekerja informal dapat dirasakan manfaatnya. “Bicara layanan, kita tahu bahwa sebenarnya pemerintah daerah sudah mendesain. Namun yang tak kalah harus dicermati adalah bagaimana agar masyarakat tahu bagaimana memanfaatkan. Untuk itu kuncinya adalah sosialisasi,” imbuhnya.

Mas Nawawi ingin seluruh stakeholder terkait ikut proaktif menyebarluaskan informasi adanya layanan ini kepada khalayak.

Di tempat yang sama, Wakil Kanwil Jawa Timur BPJS Ketenagakerjaan, Dhyah Swasti Kusumawardani menyatakan angkat topi terhadap komitmen pimpinan daerah Kota Pasuruan yang memperhatikan jaminan sosial. Khususnya keselamatan kerja para pekerja informal yang terkadang nasibnya tidak terperhatikan. Karena itu, pihaknya menyambut dengan tangan terbuka dan antusiasme yang tinggi menjadi mitra Pemkot Pasuruan dalam menyalurkan jaminan sosial.

“Kami bangga pimpinan daerah di Kota Pasuruan benar-benar melindungi warganya. Untuk itu kami siap support penuh melalui program yang kami miliki,” ucap Dhyah.

Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada beberapa perwakilan pedagang, pemilik warung kopi, marbot masjid, dan tukang kayu sebagai representasi beberapa contoh pekerja informal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.