SPPG Modong Sidoarjo Tetap Salurkan MBG di Bulan Puasa, Kualitas Makanan Tetap Terjaga

oleh -97 Dilihat
691f9f3f 5ccd 4d2d 93a3 30e89f2e1d03
Guru TK Darma Wanita Modong saat memberikan MBG. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Sidoarjo tepatnya melalui Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) Modong, tetap berjalan optimal selama Ramadan.

Penyesuaian strategi distribusi dan variasi menu dilakukan agar kualitas makanan tetap terjaga dan layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

Ketua SPPG Modong Fitra Mauludfiyah, mengatakan pihaknya menerapkan klasifikasi menu basah dan menu kering. Langkah ini dilakukan agar makanan tetap aman dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

“Kalau perbedaannya itu kita biasanya menyebutnya ada menu basah sama menu kering. Menu basah itu yang biasanya diletakkan di ombreng. Kalau menu kering ini menu yang sekiranya tahan lama dan bisa dibawa pulang. Kita sudah uji coba sekiranya menu ini bisa bertahan sampai waktu buka puasa,” ujarnya saat pendistribusian di TK Dharma Wanita Persatuan Modong Senin (2/3).

Program MBG saat ini telah menjangkau 15 sekolah dengan total 3.034 penerima manfaat. Sasaran program meliputi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Modong dan sekitarnya.

Nilai menu disesuaikan dengan jenjang pendidikan penerima manfaat. Untuk tingkat TK hingga kelas 3 SD, nilai menu sebesar Rp 8.000 per porsi.

Sedangkan untuk siswa kelas 4 SD hingga SMA, nilai menu ditetapkan sebesar Rp 10.000 per porsi. Penyesuaian ini bertujuan memenuhi kebutuhan gizi sesuai usia pertumbuhan.

Distribusi makanan menggunakan tote bag atau tas wadah khusus. Tas tersebut wajib dikembalikan ke sekolah pada keesokan harinya sesuai kebijakan BGN terbaru.

Kepala TK Dharma Wanita Persatuan Modong, Rohmatul Ummah, mengatakan siswa sangat antusias menyambut program ini. Variasi menu bahkan menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak.

“Anak-anak suka sekali. Pokoknya kalau MBG-nya telat itu banyak yang tanya. Ada ayam katsu, sampai burger. Anak-anak juga belajar menyusun makanan seperti cooking class,” jelasnya.

Ia memastikan makanan diolah sesuai standar kesehatan. Penggunaan bahan diperhatikan dan penyedap rasa berlebih dihindari demi menjaga kualitas gizi.

Dukungan juga datang dari wali murid, termasuk Sumaiya, 64. Ia menilai kualitas makanan MBG baik dan disukai anak-anak.

“Responnya ini cucu saya suka sekali, senang. Saya mohon buahnya juga dipertahankan karena sudah baik. Saya lihat di Modong ini lebih baik dibanding tempat lain,” ungkapnya.

Program MBG di SPPG Modong diharapkan terus berjalan konsisten. Program ini dinilai penting dalam mendukung pemenuhan gizi dan kesehatan anak-anak, khususnya selama Ramadan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.