Targetkan AKI-AKB Turun, Gus Fawait Instruksikan Layanan USG Gratis bagi Seluruh Ibu Hamill di Jember

oleh -144 Dilihat
Bupati Jember Gus Fawait. (Ist)
Bupati Jember Gus Fawait. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan program Universal Health Coverage (UHC).

Strategi ini dipandang sebagai langkah krusial untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan di tahun 2026.

Bupati Jember Gus Fawait menegaskan bahwa akses kesehatan yang merata merupakan fondasi utama kesejahteraan warga. Baginya, UHC bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan bentuk ikhtiar nyata pemerintah daerah dalam menjamin kehadiran negara bagi masyarakat prasejahtera.

Gus Fawait menanggapi fluktuasi angka kesehatan pada awal tahun ini. Ia mengingatkan pentingnya melihat data secara komprehensif dan objektif sebelum tahun anggaran berakhir.

“Membandingkan angka tidak bisa hanya per tiga bulan dengan data setahun penuh. Namun, kami pastikan UHC adalah instrumen utama untuk menurunkan AKI dan AKB. Salah satu faktor ketimpangan saat ekonomi tumbuh adalah akses kesehatan. Dengan UHC, kita meminimalisir hambatan bagi warga tidak mampu untuk mendapatkan layanan medis berkualitas,” ujar Gus Fawait, Rabu (1/4).

Sebagai langkah konkret jangka pendek, Gus Fawait menginstruksikan program pemeriksaan kesehatan intensif bagi ibu hamil di seluruh wilayah Jember. Mulai akhir April 2026, pemerintah daerah menargetkan seluruh ibu hamil sudah mendapatkan layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Gus Fawait menjelaskan bahwa pembangunan di Jember dilakukan dengan pembagian skala prioritas yang jelas. Jika pembangunan infrastruktur seperti jalan dan irigasi masuk dalam agenda jangka menengah dan panjang, maka layanan kesehatan melalui UHC adalah program yang dampaknya harus dirasakan langsung oleh masyarakat saat ini.

Dengan integrasi antara jaminan kesehatan dan ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) yang kompeten, Gus Fawait optimis Jember akan menjadi daerah yang tangguh.

“Kita tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan kualitas hidup manusia di Jember terus meningkat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.