TPS Gelar Simulasi BCMS, Perkuat Kesiapan Hadapi Gangguan Operasional Terminal

oleh -131 Dilihat
TPS Gelar Simulasi BCMS, Perkuat Kesiapan Hadapi Gangguan Operasional Terminal
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan manajemen risiko dan implementasi prinsip keberlanjutan bisnis di lingkungan perusahaan.

KabarBaik.co, Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar simulasi Business Continuity Management System (BCMS) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesiapan dan keandalan operasional terminal dalam menghadapi potensi gangguan. Kegiatan ini berlangsung di Terminal Petikemas Surabaya.

Simulasi tersebut difokuskan pada gangguan Sistem Operasi Terminal (SOT), khususnya pada layanan receiving dan discharge. Melalui skenario ini, TPS menguji efektivitas tata kelola dalam menangani kondisi disruptif, mulai dari penilaian dampak, pengambilan keputusan manajerial, aktivasi Business Continuity Plan (BCP), hingga penerapan prosedur operasional manual sesuai standar yang berlaku.

Pelaksanaan drill melibatkan berbagai fungsi secara terintegrasi, mulai dari operasional lapangan, teknologi informasi, hingga unit koordinasi internal. Dalam simulasi, layanan penerimaan dan pembongkaran petikemas tetap dijalankan dengan mengandalkan prosedur manual, penggunaan data cadangan, pengaturan area penumpukan alternatif, serta pencatatan transaksi secara manual yang kemudian dipulihkan ke dalam sistem setelah kondisi normal.

Senior Vice President Operasi Terminal TPS, Didik Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan manajemen risiko dan implementasi prinsip keberlanjutan bisnis di lingkungan perusahaan.

“Drill BCMS ini bertujuan memastikan seluruh insan TPS memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menghadapi potensi gangguan operasional. Dengan kesiapan tersebut, operasional terminal diharapkan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali, meskipun dalam kondisi tidak normal,” ujarnya.

Didik menambahkan, implementasi BCMS tidak hanya berfokus pada pemulihan sistem, tetapi juga menjamin kesinambungan proses bisnis serta efektivitas koordinasi lintas fungsi dan pemangku kepentingan. Dalam simulasi ini, TPS juga menguji mekanisme koordinasi dengan pihak eksternal seperti Otoritas Pelabuhan, Bea dan Cukai, pengguna jasa, serta perusahaan pelayaran.

Menurutnya, kesiapan prosedur manual, kecepatan pemulihan data, serta soliditas koordinasi menjadi faktor kunci dalam memitigasi dampak gangguan. Evaluasi dan penyempurnaan sistem serta prosedur juga terus dilakukan secara berkelanjutan.

Usai pelaksanaan simulasi, TPS melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan pencapaian Recovery Time Objective (RTO) serta kesesuaian implementasi BCMS dengan kebijakan dan standar keberlanjutan bisnis perusahaan.

Melalui pelaksanaan simulasi BCMS secara berkala, TPS menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasional terminal sekaligus mendukung kelancaran arus logistik nasional secara berkelanjutan, sejalan dengan transformasi layanan di lingkungan Pelindo Group.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.