Viral Siswi SMA di Langkat Jadi Tersangka gegara Selamatkan Ayahnya

oleh -108 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 12 at 8.32.24 PM
Siswi SMU di Langkat yang viral menjadi tersangka saat selamatkan ayahnya (Tangkapan layar)

KabarBaik.co, Langkat– Air mata yang nyaris tumpah, suara yang bergetar menahan sesak dari seorang siswi SMA asal Langkat, Sumatra Utara, mendadak menjadi sorotan publik. Dalam video singkat yang viral, remaja 15 tahun itu berdiri sendiri, menyampaikan permohonan penuh harap kepada Presiden Prabowo Subianto, serta para petinggi hukum di negeri ini. Di balik keberaniannya, tersimpan luka dan perjuangan yang tak ringan.

Video berdurasi 1 menit 58 detik itu tersemat caption ‘Selamatkan nyawa ayahnya saat diserang orang, siswi SMU 15 tahun di Langkat Jadi tersangka’.

Siswi tersebut mengatakan kasus itu bermula dari sebuah insiden yang diklaimnya menempatkan keluarganya sebagai korban. Namun takdir berkata lain. Alih alih mendapatkan perlindungan, ia dan sang ayah justru ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Sebuah ironi yang memantik simpati sekaligus kemarahan publik di media sosial.

Dengan suara lirih, ia menceritakan bagaimana seorang pria berinisial IPB datang ke rumah mereka dan diduga melakukan pemukulan terhadap ayahnya. Dalam situasi genting itu, mereka hanya berusaha bertahan dan melindungi diri di rumah sendiri tempat yang seharusnya paling aman.

“Sebelumnya saya dan Bapak saya dilaporkan di Polres Langkat dengan tuduhan pengeroyokan. Di mana saya dan Bapak saya sebenarnya adalah korban, namun kini justru menjadi tersangka,” ucapnya, suaranya pecah menahan emosi dalam video yang dilihat KabarBaik.co, Minggu (12/4).

Penderitaan itu kian terasa saat sang ayah kini harus mendekam di Rumah Tahanan Tanjung Pura. Sementara dirinya, yang masih mengenakan seragam putih abu abu, hanya bisa melanjutkan hidup dengan status penangguhan penahanan. Di usia yang seharusnya diisi dengan belajar dan mimpi, ia justru dihadapkan pada kenyataan pahit memperjuangkan kebebasan orang tuanya.

Hari harinya kini dipenuhi kegelisahan. Di satu sisi ia harus tetap kuat di bangku sekolah, di sisi lain ia berjuang melawan rasa takut dan ketidakpastian atas nasib ayahnya. Sebuah beban yang terasa terlalu berat untuk dipikul sendirian.

“Saya ingin memohon pertolongan dan keadilan kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo, Bapak Kapolri, hingga Komisi III DPR RI. Tolong bebaskan Bapak saya yang ditahan, kami hanya ingin keadilan yang seadil-adilnya,” pintanya, dengan harap yang menggantung di setiap kata. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.