Warga Tegal Besar Jember Temukan Mayat Balita di Saluran Irigasi

oleh -44 Dilihat
IMG 20250828 WA0005
Lokasi ditemukannya mayat Balita laki-laki. (Ist)

KabarBaik.co – Warga Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember dihebohkan dengan penemuan mayat Balita laki-laki di saluran irigasi.

Berdasarkan informasi yang didapat, mayat Balita tersebut ditemukan pada hari Rabu sore (27/8). Jenazah ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang sedang main layangan di sekitar lokasi.

Panit Reskrim Polsek Kaliwates, Ipda Miko membenarkan peristiwa penemuan itu. Ia mengatakan, jenazah itu berinisial AH berusia 2,5 tahun, tinggal di Jalan Basuki Rahmat, Lingkungan Tumpeng, Kelurahan Tegal Besar.

Miko menjelaskan, peristiwa itu bermula saat sang ibu sedang menyuapi makan anaknya AH. Saat selesai makan, sang ibu masuk ke dalam rumah untuk mengambil air minum.

“Sekitar pukul 11:30 kemarin, anak tersebut disuapi makan oleh ibu kandungnya di depan rumah. Beberapa saat kemudian makanan itu habis, ibunya masuk ke dalam rumah untuk mengambil air minum sekitar 10-15 menit,” saat dikonfirmasi pada Kamis (28/8).

Setelah sang ibu mengambil air dan kembali ke depan rumah, sang anak sudah tidak ada. Ibunya lalu mencari ke sekitar rumah namun tidak ditemukan.

“Saat ibunya kembali, anaknya sudah tidak ada di depan. Ibunya lalu mencari anaknya di sekitar rumah dan di samping rumah,” ujarnya.

Sedangkan di sekitar 50 meter sekitar rumah ada sungai irigasi persawahan dengan lebar sungai 1 meter, dengan kedalaman kurang lebih 40-50 cm.

“Karena tidak menemukan anaknya, ibu korban kemudian meminta pertolongan warga setempat dan saat kami cek di sungai tersebut, airnya deras. Karena ibunya tidak menemukan di sungai sekitar rumahnya itu, akhirnya ibunya melaporkan ke warga sekitar dan Pak RW,” ungkapnya.

“Mereka membantu mencari namun tidak ketemu. Sekitar pukul 3 sore ada informasi dari WA terkait dengan penemuan mayat anak laki-laki di lingkungan BTB,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan kabar tersebut, warga langsung bergegas untuk mengecek lokasi. Ternyata benar, jenazah bayi itu adalah anak yang sedang dicari.

“Warga akhirnya berinisiatif untuk mengecek lokasi. Ternyata benar, yang ditemukan adalah anak yang hilang itu,” paparnya.

Orang tuanya kemudian segera membawa jenazah bayi tersebut pulang ke rumah duka. Saat petugas kepolisian datang dan menawarkan untuk dilakukan autopsi, pihak keluarga menolak.

Mereka menyadari bahwa kematian dari bayinya itu murni musibah.

“Orang tuanya kemudian langsung membawa jenazah tersebut ke rumah duka. Mereka juga menolak untuk dilakukan autopsi karena memang menyadari bahwa ini suatu musibah,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.