KabarBaik.co – Dalam sehari, dua kecelakaan maut terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik, Senin (19/1). Dua korban meninggal dunia.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tepatnya di Jalan Raya Duduksampeyan, Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Melibatkan sepeda motor Honda MegaPro yang bertabrakan dengan Honda Beat S-5610-OBG.
Kecelakaan bermula saat Honda Beat yang dikendarai Mufatorik, 42, asal Desa Samirplapan melaju dari arah timur ke barat hendak berbelok ke gapura masuk desa. Dari arah berlawanan melaju MegaPro yang dikendarai Sahrul, 24 tahun, asal Nganjuk.
“Akibat peristiwa tersebut, korban Sahrul mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia. Sementara, korban Mufatorik mengalami luka berat di kaki dan tangan patah,” ungkap Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan, Selasa (20/1).
Sekitar empat jam berselang tepatnya pukul 20.30 WIB, kecelakaan maut yang melibatkan mobil Toyota Avanza W-1985-AH dan sepeda motor Honda Beat W-4873-BO terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan, Desa Ambeng-ambeng Watangrejo.
Pengendara motor Desy Tri Ariyanto, 36 tahun, asal Duduksampeyan meninggal dunia.
Peristiwa tragis itu terjadi ketika mobil Avanza yang dikemudikan Muhammad Rizky melaju dari arah barat ke timur. Pengemudi bermaksud mendahului kendaraan lain dari sisi kiri dan ban depan selip keluar jalur.
“Pengemudi berusaha mengembalikan kemudi ke kanan namun oleng hingga masuk ke jalur berlawanan arah dan menabrak motor Beat,” tandasnya.
Korban Desy Tri Aryani mengalami luka parah dan dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina. “Korban meninggal dunia saat di rumah sakit,” tutupnya.
Hendrawan menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik. Pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas.(*)









