KabarBaik.co, Gresik – Malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Driyorejo, Kabupaten Gresik, diwarnai dua peristiwa pilu. Yakni insiden dua anak terbakar akibat bahan petasan dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima pemuda.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Dusun Randegansari, Desa Randegansari. Dua anak dilaporkan mengalami luka bakar setelah serbuk bahan mercon yang mereka temukan di jalan tiba-tiba terbakar.
Korban diketahui bernama AAQ, 12, dan MAD, 11. Keduanya mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, serta tubuh, dan langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat kedua korban menemukan serbuk mercon yang tercecer di jalan. Serbuk tersebut kemudian ditutup menggunakan sarung dan batu.
“Namun, saat diinjak, serbuk itu justru memicu percikan api dan langsung menyambar tubuh korban,” beber Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram, Minggu (22/3).

Petugas kepolisian dari Polsek Driyorejo telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 22.30 WIB, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Driyorejo. Insiden ini melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Beat dan Honda Scoopy.
Pengendara dan penumpang Honda Beat yakni Yoga Eka Pradana, 17. Membonceng Habibu Rohman, 22, dan Fahrul Roji, 21. Ketiganya warga Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Gresik
Sementara pengendara dan penumpang Honda Scoopy yakni Muhammad Alfin Hidayat, 22, dan Mukhamad Labib TA, 21. Warga Desa Tanjungan, Driyorejo, Gresik.
Kecelakaan diduga terjadi karena sepeda motor Honda Beat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara dan tidak dapat mengendalikan kendaraan, hingga menabrak motor dari arah berlawanan.
Akibat kejadian tersebut, Mukhamad Labib Tiffany Abror mengalami luka berat berupa patah tulang di kedua tangan dan rahang. Sementara Muhammad Alfin Hidayat mengalami luka lecet di kepala.
Di pihak lain, Habibu Rohman mengalami luka di pelipis mata, Yoga Eka Pradana mengalami gegar otak ringan, dan Fahrul Roji mengalami luka sobek di bibir.
,Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Anwar Medika untuk mendapatkan penanganan medis,” tandasnya.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 juta. Faktor kelalaian dan kurangnya kehati-hatian saat berkendara disebut menjadi penyebab utama kecelakaan.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada selama perayaan malam takbiran, terutama terkait penggunaan petasan serta keselamatan berlalu lintas, guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)








