3 Orang Sekeluarga di Situbondo Tewas, Suami Dipastikan Pelaku Pembunuhan

oleh -42 Dilihat
IMG 20260312 WA0133
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie saat konferensi pers pengungkapan pembunuhan satu keluarga (ANTARA/Novi Husdinariyanto)

KabarBaik.co, Situbondo – Polisi mengungkap pelaku pembunuhan satu keluarga di Situbondo beberapa waktu lalu. Pelaku adalah sang suami, Muhammad Hasim, 58, yang mengakhiri hidupnya setelah membunuh istri dan putrinya.

“Muhammad Hasim ini meninggal sendirian di dalam kamar mandi dan ditemukan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk membunuh istri dan anak sambungnya, kemudian pelaku bunuh diri,” kata Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie dalam konferensi pers di Situbondo, Kamis (12/3).

Muhammad Hasim, 58, suami; Suningsih, 38, istri; dan Umi Rahmania, 18, anak dari Suningsih ditemukan meninggal di dalam rumahnya di Dusun Watuketu, Desa Demung, Besuki, pada Minggu (28/12).

Pembunuhan satu keluarga ini terungkap, lanjut dia, setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi serta mengumpulkan sejumlah alat bukti dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga akhirnya polisi menyimpulkan pembunuhnya adalah mendiang Muhammad Hasim.

Penyidik Satreskrim Polres setempat, kata Bayu, juga menyimpulkan bahwa yang dibunuh terlebih dulu adalah Umi Rahmania, anak sambung Muhammad Hasim yang masih kuliah semester lima di salah satu universitas negeri di Jember.

“Di TKP paha Suningsih menimpa bokong Umi Rahmania, sehingga bisa disimpulkan bahwa yang dibunuh pertama kali adalah anaknya,” kata dia.

Kapolres Bayu menyampaikan tidak ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut karena Muhammad Hasim yang diduga kuat sebagai juga meninggal bunuh diri usai membunuh istri dan anak sambungnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.