KabarBaik.co, Blitar – Kebutuhan hunian sementara di Kota Blitar masih cukup tinggi. Hingga awal tahun ini, tercatat sebanyak 30 keluarga masih menunggu kesempatan untuk menempati Rusunawa Kota Blitar, lantaran seluruh unit yang tersedia telah terisi penuh.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Blitar Suyatno, mengatakan seluruh unit rusunawa saat ini sudah dihuni.
“Jumlah unit yang tersedia ada 265 unit dan semuanya sudah terisi. Jadi yang mendaftar baru harus masuk daftar tunggu,” ujarnya, Jumat (13/2).
Menurut Suyatno, warga yang saat ini mengantre sebenarnya telah melalui proses pendaftaran dan verifikasi. Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan kapan mereka bisa mulai menempati rusunawa karena belum ada unit yang kosong.
“Belum bisa kami pastikan waktunya, karena masih menunggu unit yang tersedia,” katanya.
Rusunawa Kota Blitar diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya warga dengan pendapatan di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Hunian tersebut bersifat sementara dengan batas maksimal masa tinggal selama tiga tahun.
Meski demikian, dalam pelaksanaannya terdapat penghuni yang menempati rusunawa lebih dari ketentuan waktu tersebut.
“Kami masih memberikan kesempatan perpanjangan bagi penghuni tertentu, terutama yang belum memiliki tempat tinggal tetap,” jelas Suyatno.
Ia menambahkan, antrean yang tercatat saat ini merupakan akumulasi dari pendaftar tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, kebutuhan hunian sementara diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Ke depan, antrean kemungkinan masih akan bertambah karena kebutuhan hunian di masyarakat juga meningkat,” pungkasnya.(*)







