KabarBaik.co- Satu lagi perkara pembunuhan yang mendapat perhatian publik telah terungkap. Kali ini, kejadiannya di wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya, Jabar. Namun, tersangka berhasil dibekuk di Pasuruan, Jatim, Kamis (20/9) lalu. Karena masih pendalaman, polisi belum membuka identitas terduga pelaku beserta motifnya.
Yang jelas, korban pembunuhan itu adalah Ny Purnama Siahaan, warga yang tinggal di Paseh, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Perempuan berusia 70 tahun itu dikenal sebagai penagih pinjaman atau utang. Jasad korban ditemukan warga terbuang di pinggir Sungai Cipinaha, Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya. Tepat di bawah jembatan, terbungkus dalam karung.
Dari informasi yang dihimpun KabarBaik.co, sebelumnya korban dilaporkan hilang pada Jumat (13/9). Lalu, pada Minggu (15/9) pagi, sekitar pukul 09.10 WIB, warga Kampung Muara menemukan sesosok mayat. Awalnya, anak-anak yang sedang memancing, mencium bau tidak sedap dari sebuah karung di tepi Sungai Cipanaha. Semula disangka bangkai hewan. Namun, ternyata sesosok tubuh manusia yang sudah membusuk.
Jerat Hukum Pelaku Pembunuhan Ibu Tiga Anak Berparas Cantik Asal Kediri di Pacet Mojokerto
Warga pun melapor temuan tersebut ke polisi. Setelah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi dan autopsi, akhirnya terungkap identitas jenazah bersangkutan. Yakni, Purnama Siahaan. Dari hasil autopsi juga menunjukkan, kuat dugaan korban tewas akibat dibunuh. Selain mencurigakan karena dimasukkan ke karung, juga terdapat luka di beberapa bagian tubuh korban.
Polisi pun melakukan penyidikan maraton. Dari data serta keterangan-keterangan yang dikumpulkan, terduga mengarah ke seorang pedagang di Pasar Induk Cikuburuk, Tasikmalaya. Di pasar itu, sehari-hari terduga pelaku berjualan bumbu bakso aci bersama sang istri. Beberapa hari sebelum mayatnya ditemukan, korban juga sempat terlihat di pasar tersebut untuk menagih pinjaman.
Polisi makin curiga karena sejak mayat korban ditemukan, terduga pelaku juga tidak berjualan di Pasar Cikuburuk. Hanya istrinya saja yang berdagang. Petugas pun langsung mendatangi kios terduga pelaku untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kios tersebut kini juga telah dipasang police line. Setelah meyakini nama tersangka, polisi pun memburu pelaku hingga ke Pasuruan, Jatim.
Dilaporkan, tersangka diringkus saat bersembunyi di rumah orang tuanya. Ketika itu, sedang tertidur. Dalam video yang beredar, ketika digelandang polisi, terduga pelaku pembunuhan itu tampak berkaus hitam dan mengenakan sarung. Tampak pria sudah berumur. Rambut sisi kiri dan kanannya terpotong pendek. Berkulit putih.
Menguras Emosi! Diburu Berhari-hari, Residivis Pembunuh Gadis Juara Silat Itu Berhasil Dibekuk
Kepada awak media, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Ridwan Budiarta menyatakan terduga pelaku diamankan di wilayah Pasuruan, Jatim. Penangkapan dilakukan tim Resmob Polres Tasikmalaya dan Polda Jabar pada Kamis (19/9). ’’Alhamdulillah doa semua pihak dan kerja keras anggota, pelaku yang sempat kabur kami tangkap. Berdasarkan bukti petunjuk dan fakta yang kami peroleh, terduga pelaku merupakan pelaku tunggal,” katanya.
Namun, pihaknya belum mengungkap identitas terduga pelaku serta bagaimana kronologi pembunuhan tersebut terjadi. Termasuk apa motif atau latar belakangnya. Polres Tasikmalaya masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku. Yang jelas, dalam waktu dekat, akan disampaikan terbukan dan lengkap dalam pers rilis nanti.
Sementara itu, dua kasus pembunuhan yang mendapat atensi masyarakat luas berhasil diungkap polisi. Selain di Tasikmalaya, sebelumnya kasus pembunuhan sadis yang menggemparkan publik di wilayah hukum Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), juga akhirnya terkuak. Terduga juga telah berhasil ditangkap.
Nah, satu lagi perkara serupa yang sejauh ini masih gelap adalah pembunuhan di wilayah hukum Mojokerto. Korbannya adalah Anyk Mariyanni, warga Besuk, Kecamatan Gurah, Kediri. Jenazah ibu berusia 36 tahun itu ditemukan tergeletak di kawasan Tahura R. Soerjo, Pacet, Jumat (13/9) lalu. (*)