6 Pencuri Kayu Pintu Air Tambak di Sidoarjo Tertangkap dan Dimassa Warga, 2 Pelaku Sekarat

oleh -454 Dilihat
0606fc53 9e79 472f 92ed 67e32e349059
Salah satu pelaku pencurian kayu pintu air tambak yang ditangkap warga (Tangkapan layar)

KabarBaik.co – Enam pencuri kayu pintu air tambak di Dusun Dadapan, Desa Segorotambak, Sedati, Sidoarjo, tertangkap basah. Warga pemilik tambak yang sering kecurian pun marah dan melampiaskan kemarahannya ke pelaku.

Peristiwa itu bermula dari keresahan warga yang selama ini kerap kehilangan kayu pintu air tambak atau laban. Kayu tersebut berfungsi penting untuk mengatur sirkulasi air dalam tambak budidaya ikan dan udang.

Warga menduga para pelaku beraksi secara berkelompok dengan menggunakan satu perahu. Mereka merusak pintu air tambak milik warga untuk mengambil kayu bernilai tinggi tersebut.

Kayu pintu air tambak umumnya terbuat dari kayu jati atau kayu besi. Nilai jualnya cukup mahal sehingga kerap menjadi sasaran pencurian.

Dalam satu pintu air tambak, jumlah kayu bisa mencapai sepuluh batang atau lebih. Setiap kali pencurian terjadi, kerugian yang dialami petambak pun tidak sedikit.

Salah satu warga setempat, Yoyok, mengatakan aksi pencurian kayu pintu air sudah sering terjadi. Kondisi itu membuat emosi warga memuncak saat para terduga pelaku tertangkap basah.

“Mereka berhasil ditangkap warga sekitar usai magrib dan warga sempat main hakim sendiri karena sudah terlalu geram. Emosi warga sudah tidak terbendung,” ujar Yoyok, Jumat (19/12).

Ia menyebut, enam orang pelaku tersebut menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka parah di sekujur tubuh dan bersimbah darah.

“Keenam orang tersebut telah dihajar massa akibatnya mereka berlumuran darah hingga dua orang sekarat,” tutup Yoyok.

Situasi di lokasi baru dapat dikendalikan setelah warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Aparat kemudian mendatangi lokasi kejadian.

Enam terduga pelaku dievakuasi menggunakan mobil patroli dan ambulans ke rumah sakit Bhayangkara Porong untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap permasalahan ini. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.