KabarBaik.co – Kegiatan Posyandu Lansia di Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar mendadak menjadi duka.
Sebanyak 60 warga mayoritas lansia mengalami gejala keracunan usai menyantap sajian kolak pisang kacang hijau yang disediakan dalam kegiatan tersebut, Sabtu (10/5).
Para korban mengalami mual, muntah, hingga diare. Dari jumlah tersebut, 19 orang masih menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan, sementara 41 lainnya menjalani rawat jalan. Satu korban lainnya merupakan perempuan muda yang tengah hamil.
Kepala Dusun Sidorjo Ponidi, menyebut kegiatan Posyandu Lansia ini rutin digelar setiap bulan. Ia mengaku tak menyangka insiden keracunan massal bisa terjadi karena proses dan petugas penyedia makanan tidak pernah berubah.
“Biasanya aman-aman saja. Makanannya disiapkan oleh lima warga yang memang selalu bertugas, dan bahan-bahannya juga selalu dibeli,” jelas Ponidi, Senin (12/5).
Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh korban. “Kami benar-benar minta maaf atas kejadian ini,” tambahnya.
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki insiden tersebut. Satreskrim Polres Blitar telah mengamankan sisa makanan berupa kolak, serta muntahan korban untuk diuji di laboratorium Polda Jawa Timur.
“Kami terus mendata kemungkinan adanya korban lain yang belum tercatat, sampel makanan dan muntahan juga sudah dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi.(*)






