65 Ribu Jemaah Banjiri Haul ke-32 Gus Miek Kediri

oleh -1214 Dilihat
4425bae3 834a 4a82 ac1f 0754a3902f37
Suasana berlangsungnya Haul ke-32 Gus Miek ke-32. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Haul yang ke-32 KH Hamim Thohari Djazuli atau lebih dikenal dengan nama Gus Miek sukses digelar di Kedhaton Gus Miek, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri,  Kamis malam (20/6).

Cholil Hasyim, Penasihat Moloekatan Gus Miek mengatakan jika haul ke-32 Gus Miek yang ini merupakan haul eksklusif yang dilaksanakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Jemaah yang hadir diperkirakan sebanyak 65.000. Meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni 45.000 jemaah. Rangkaiannya dimulai sejak Subuh dini hari sampai dengan acara puncak yang ditutup dengan doa Khotmil Quran.

“Jadi mulai salat Subuh berjemaah kemudian pembacaan Alquran dilanjutkan dengan salat Dhuha, Dhuhur, Ashar hingga Maghrib berjemaah,” ucap mantan wakil rektor Universitas Darul Ulum Jombang itu.

Gus Miek merupakan sosok ulama kharismatik. Kiai kondang itu memiliki cara dakwah yang sangat unik sekali dan berbeda dengan kiai-kiai yang lain sebab ia melakukan dakwah secara senyap.

“Gus Miek ini juga seringkali dihina, diejek, dicaci-maki, diolok-olok, dibicarakan hal-hal yang jelek, beliau menghadapi dengan senyuman dan kasih sayang,” pungkasnya.

Makna Haul kali ini diharapkan para jemaah mampu meneladani konsep yang sudah dibangun sedemikian besar oleh Gus Miek.

“Jamaah semaan Al Quran ini harus mampu menyeimbangkan antara hubungan vertikal dengan hubungan horizontal. Ini harapan dari Gus Miek sendiri, jadi beliau ini adalah sosok perindu yang dicintai banyak orang dari kalangan apapun dan dari berbagai latar belakang apapun,” tambahnya.

Selain itu tema yang dipilih ialah untuk menanggulangi pecah belah umat, Gus Miek juga sudah mewarisi segitiga pengaman yaitu sema’an Alquran dan Dzikrul Ghofilin dengan harapan jemaah bisa koreksi dan mawas diri.

“Harapannya adalah jemaah sema’an Alquran ini harus betul-betul merasa tidak punya apa apa, hanya punya Allah SWT, itu harapan beliau sehingga tidak merasa lebih baik daripada orang lain, itu untuk menciptakan persatuan kesatuan,” tambahnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.