KabarBaik.co, Bojonegoro – Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan roda empat termasuk salah satunya mobil siaga terjadi di ruas Jalan Raya Bojonegoro–Padangan, tepatnya di Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Bojonegoro, pada Senin (30/3). Insiden tersebut diduga dipicu oleh gangguan pengereman pada salah satu kendaraan truk molen.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Septian, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula dari kondisi arus lalu lintas yang sedang diberlakukan sistem buka-tutup akibat adanya perbaikan jalan nasional di lokasi kejadian.
“Pada saat itu arus dari arah barat sedang berhenti. Sejumlah kendaraan seperti Honda Brio, Suzuki APV, Suzuki Ertiga, Toyota Calya, hingga truk tronton sudah berhenti secara berurutan,” jelasnya.
Namun nahas, dari arah belakang melaju sebuah truk molen yang diduga mengalami kendala pada sistem pengereman. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan beruntun pun tidak dapat dihindari.
Enam kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut antara lain Honda Brio, Suzuki APV yang merupakan mobil siaga, Suzuki Ertiga, Toyota Calya, truk tronton, serta truk molen yang menjadi pemicu utama insiden.
Meski kecelakaan melibatkan banyak kendaraan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh pengemudi dilaporkan selamat. “Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta,” tambah IPDA Septian.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga jarak aman, terutama saat melintas di jalur dengan sistem buka-tutup maupun kondisi lalu lintas padat. “Kami mengingatkan agar pengemudi selalu waspada, memastikan kondisi kendaraan terutama rem dalam keadaan baik, serta menjaga jarak aman untuk menghindari kejadian serupa,” pungkasnya. (*)







