Aksi Jambret Beruntun di Dua Lokasi Gegerkan Warga Malang, Terekam CCTV Selisih 30 Menit

oleh -473 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 30 at 14.50.21
Cuplikan video penjambretan di wilayah Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Aksi penjambretan kembali meresahkan warga Kota Malang setelah dua peristiwa serupa terjadi dalam waktu berdekatan dan viral di media sosial Instagram, Minggu (30/11). Video tersebut pertama kali dibagikan akun malangraya_info dan langsung mendapat perhatian luas dari warganet.

Dalam unggahan itu disebutkan aksi penjambretan berlangsung di wilayah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Minggu pagi. Pelaku diduga dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor yang menyasar warga yang sedang berjalan di area permukiman.

Rekaman pertama memperlihatkan kejadian di gang dekat SD Madyopuro 5 sekitar pukul 06.48 WIB. Dalam video, tampak seorang perempuan berjalan santai sebelum perhiasan yang dikenakannya ditarik paksa oleh pelaku. Usai beraksi, keduanya langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Tidak sampai 30 menit kemudian, rekaman CCTV kedua memperlihatkan aksi pembegalan yang diduga dilakukan pelaku yang sama di kawasan Genitri, Cemorokandang, sekitar pukul 07.17 WIB. Meski identitas korban tidak jelas terlihat, suara warga yang berteriak mengejar terdengar dalam video tersebut. Sejumlah warga sempat melakukan pengejaran, namun komplotan jambret berhasil melarikan diri.

Dua kejadian beruntun dengan pola serangan yang sama ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warganet pun ramai mengimbau agar korban dan warga segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi apakah kedua peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polresta Malang Kota. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.