Alhamdulillah! Dua Pekerja Migran Asal Jember Akhirnya Tiba di Kampung Halaman

oleh -489 Dilihat
Hanifah saat berada di tempat tinggalnya (ist).

KabarBaik.co – Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jember bernama Hanifah dan Siti Khoiruyah akhirnya bisa dipulangkan ke kampung halaman.

Kedua PMI yang berencana bekerja di Arab Saudi tersebut dikabarkan tiba pada Selasa (8/1). Kedatangan mereka juga disambut oleh sejumlah relawan Bupati Jember terpilih Gus Fawait.

Hanifah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan.ya ke Jember.

“Tentu saya bersyukur sudah dibantu, saya lega bisa pulang ke Indonesia dan berkumpul lagi dengan keluarga,” kata Hanifah.

“Saya juga sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Sufmi Dasco, Gus Fawait, Pak Bambang Hariyadi, Mas Kawendra, dan teman-teman relawan yang telah membantu kepulangan saya,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu Hanifah juga menceritakan awal mula menjadi PMI di Arab Saudi. Ia mengungkapkan jika apa yang dijanjikan oleh penyalur tidak sesuai dengan kondisi yang ia alami.

“Saya berangkat dari penyalur PMI di Lumajang, mereka menjanjikan ketika sudah tiba di Arab Saudi bisa langsung bekerja. Nyatanya di sana saya tidak bekerja selama 4 bulan,” ungkap Hanifah.

Setelah tiba di negara tujuan, dirinya ditempatkan di penampungan terlebih dahulu oleh pihak penyalur, di mana penampungan tersebut berisi ratusan PMI dari berbagai daerah di Indonesia.

“Parahnya lagi, kondisi penampungannya sangat memprihatinkan, saya harus tidur di tempat yang tidak seharusnya, ada juga yang tidur di tangga, karena bangunan yang tidak terlalu luas, tapi diisi oleh ratusan migran, selain itu, kami juga tidak diperbolehkan keluar, jadi seperti di penjara,” terangnya.

Meski begitu, Hanifah menyadari bahwa apa yang ia alami itu merupakan kesalahan yang harus ia terima, karena berangkat bekerja menjadi PMI secara ilegal.

“Memang saya sadar itu salah saya sendiri, jika mengingat itu saya benar-benar menyesal berangkat secara ilegal. Saya minta maaf sudah merepotkan semua pihak, saya tidak menyangka jika kepulangan seperti ini,” ucap Hanifah.

Ia pun berpesan kepada calon PMI di Jember untuk lebih berhati-hati memilih penyalur. “Cari penyalur yang resmi saja, jangan sampai kejadian ini terulang lagi kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.