KabarBaik.co, Jombang — Polisi mengungkap kondisi anak punk yang membacok seorang pencari rumput di Dusun Kalangan Wetan, Desa Kalangsemanding, Perak, Jombang. Pelaku diduga melakukan aksinya saat berada dalam pengaruh alkohol atau pil koplo.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan hingga Sabtu (14/3) sore, penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan secara maksimal terhadap pelaku. Karena kondisi pelaku masih belum sepenuhnya sadar.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, dia ini memang sedang dalam kondisi teler. Diduga dalam pengaruh alkohol ataupun pil koplo,” kata Dimas.
Menurut Dimas, kondisi pelaku yang masih terpengaruh zat tersebut membuat proses pemeriksaan berjalan lambat. Penyidik kesulitan menggali keterangan karena pelaku belum bisa diajak berkomunikasi dengan baik.
“Sampai Sabtu sore pemeriksaan belum bisa dilakukan dengan baik karena pelaku belum sadar sepenuhnya dari efek obat atau alkohol itu, sehingga masih sulit diajak bicara,” ujarnya.
Polisi kini menunggu kondisi pelaku membaik agar proses pemeriksaan dapat dilanjutkan. Setelah itu, penyidik berencana segera menetapkan status hukum terhadap yang bersangkutan.
“Kami menunggu kondisinya membaik. Setelah itu pemeriksaan akan dilanjutkan, dan pelaku juga akan segera ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan,” kata Dimas.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembacokan itu menimpa Mucksin, 70, warga Desa Kalangsemanding, yang saat itu sedang mencari rumput di lahan kosong.
Sekitar pukul 09.00 WIB, korban didatangi seorang anak jalanan bernama M Tomi Irfan, 20, asal Kediri.
Menurut saksi di lokasi, pelaku tiba-tiba menghampiri korban hingga terjadi perebutan sabit. Gagang sabit terlepas dan pelaku kemudian membacok korban beberapa kali.
Korban pun berteriak meminta tolong..Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan dan menghentikan aksi pelaku. Pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan polisi.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Jombang.
Sementara itu, pelaku sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Perak karena mengalami luka setelah dipukuli warga. (*)








