KabarBaik.co, Jember — Fraksi Gerindra DPRD Jember menyatakan tegak lurus terhadap putusan Mahkamah Kehormatan Partai (MKP) terkait kadernya yang viral bermain game saat rapat paripurna. Sanksi peringatan keras pun telah dijatuhkan.
“Fraksi Gerindra Kabupaten Jember tegak lurus terhadap putusan MKP. Sanksinya sudah jelas, peringatan keras dan tegas,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, Selasa (19/5).
Hanan menegaskan, partai tidak akan menoleransi kesalahan serupa di masa depan. Jika kedapatan mengulangi perbuatannya, sanksi berat berupa pemecatan bakal dipertimbangkan.
Menariknya, saat Hanan mengklarifikasi langsung kepada anggota dewan yang bersangkutan, alasan yang keluar justru terkesan menggelitik.
“Katanya lupa memberi makan sapi di game, karena rapat berlangsung lama sejak pagi sampai siang,” ujar Hanan sembari tersenyum.
Buntut dari kejadian ini, Gerindra akan melakukan evaluasi total kepada seluruh anggota fraksinya demi menjaga marwah institusi DPRD Jember.
Hanan juga mendorong Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember untuk proaktif memanggil yang bersangkutan tanpa harus menunggu aduan resmi.
“Karena sudah viral dan menjadi perhatian masyarakat, BK sebenarnya bisa langsung memanggil,” tambahnya.
Di sisi lain, momentum ini juga memicu sorotan publik terkait kebiasaan merokok di ruang rapat. Menanggapi hal itu, Fraksi Gerindra mengaku siap jika hal ini bermuara pada penguatan regulasi daerah.
“Kalau nanti ini jadi momentum pembahasan Perda Kawasan Tanpa Rokok, kami sangat terbuka untuk berdiskusi bersama,” tutup Hanan. (*)






