Aniaya Pengendara Motor di Pujon Kabupaten Malang, Sopir Dump Truk Ditangkap di Penginapan

oleh -133 Dilihat
Polres Batu mengungkap kasus pemukulan yang dilakukan sopir truk kepada pengendara di Pujon, Kabupaten Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Polres Batu menggelar ungkap kasus penganiayaan yang dilakukan sopir dump truk terhadap seorang pengendara motor di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (12/2). Kapolres Batu, AKBP Aris Purwanto, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (8/2) kemarin. Saat itu, dump truk melaju dari arah Ngantang menuju Kota Batu.

“Yang bersangkutan mendahului kendaraan di lokasi yang seharusnya tidak boleh untuk menyalip karena terdapat marka jalan lurus. Akibatnya, dari arah berlawanan hampir terjadi tabrakan dengan sepeda motor,” ujar Aris. Situasi tersebut membuat kedua kendaraan berhenti di tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Pujon.

Adu mulut pun tak terhindarkan. Pelaku yang emosi kemudian mengambil kunci roda (stang) dari dalam truk dan memukulkannya kepada korban.
Korban diketahui berinisial ABM (27), warga Kepung, Kabupaten Kediri. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek sekitar 3 sentimeter di bagian belakang kepala serta luka pada bagian tangan.

“Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Batu. Kami telah memeriksa kurang lebih empat orang saksi dan melakukan penyelidikan oleh Unit Resmob Satreskrim,” jelasnya. Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi pelaku berinisial S (40), warga Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Tersangka kemudian berhasil diamankan di salah satu penginapan di Kecamatan Pujon pada Selasa (10/2) siang. Barang bukti yang diamankan berupa satu batang kunci roda yang digunakan untuk memukul korban serta pakaian yang dikenakan tersangka saat kejadian. Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 466 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 6 bulan.

Kapolres Batu mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan persoalan di jalan dengan kekerasan. “Kami mengingatkan agar tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah karena itu melanggar hukum. Jadikan kejadian ini sebagai pelajaran bagi kita semua,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.