KabarBaik.co – Program Cek Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Blitar yang semula dijadwalkan mulai 3 Februari 2025 akhirnya diundur hingga 10 Februari sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Indrawati, menyampaikan bahwa program ini telah disiapkan untuk dilaksanakan di 25 puskesmas.
Jika jumlah peminat meningkat hingga puskesmas tidak mampu menangani, pihaknya akan bekerja sama dengan dokter dan klinik yang telah bermitra dengan BPJS.
“Masyarakat yang datang untuk mengikuti PKG akan menjalani screening terlebih dahulu guna mendeteksi potensi penyakit berisiko. Namun, untuk saat ini ada tiga jenis pemeriksaan yang belum dapat dilakukan di puskesmas, yaitu pemeriksaan profil lipid untuk mengukur kadar kolesterol atau lemak dalam darah, tes HPV DNA guna mendeteksi infeksi virus HPV pada leher rahim wanita, serta pemeriksaan talasemia,” ujar Christine, Selaasa(11/2).
Christine juga menjelaskan bahwa ketiga jenis pemeriksaan tersebut belum dapat diberikan melalui CKG karena puskesmas masih menunggu distribusi peralatan dari Kementerian Kesehatan.
“Saat ini, fasilitas untuk pemeriksaan tersebut belum tersedia. Kami masih menunggu dropping alat dari Kemenkes,” katanya.
Meski program ini sudah berjalan, minat masyarakat terhadap cek kesehatan gratis masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang masih minim.
“Sepekan terakhir masih belum ada peningkatan signifikan. Baru satu atau dua orang yang mendaftar, dan itu pun hanya di tiga puskesmas,” ungkap Christine. (*)






