KabarBaik.co, Surabaya — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I menggelar Apel Akbar Tahun 2026 sebagai momentum konsolidasi dan penguatan sinergi internal dalam menghadapi tantangan penerimaan pajak. Kegiatan yang mengusung tema Satukan Tekad, Perkuat Sinergi, Amankan Penerimaan Pajak Tahun 2026 ini berlangsung di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Apel Akbar tersebut diikuti oleh 711 pegawai dari seluruh jenjang jabatan, yang berasal dari Kanwil DJP Jawa Timur I serta 13 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah Surabaya. Kehadiran ratusan aparatur ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat soliditas organisasi dalam mencapai target penerimaan pajak tahun mendatang.
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Samingun, yang bertindak sebagai pembina apel, menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian target penerimaan pajak membutuhkan kekompakan seluruh jajaran, sinergi lintas unit kerja, serta kolaborasi yang erat dengan para pemangku kepentingan. Menurutnya, integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Target penerimaan pajak bukan hanya angka, tetapi amanah yang harus dijaga bersama melalui kerja yang terencana, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Samingun dalam arahannya, Jumat (30/1).
Ia memaparkan, pada Tahun 2025 Kanwil DJP Jawa Timur I mengemban target penerimaan pajak sebesar Rp 58,76 triliun. Sementara pada Tahun 2026, target tersebut meningkat menjadi Rp 66,53 triliun. Kenaikan target ini, kata Samingun, merupakan tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme aparatur pajak.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pimpinan di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur I telah dibekali penguatan kepemimpinan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya manusia melalui pendekatan coaching, mentoring, dan counseling. Pendekatan ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pegawai di masing-masing unit kerja.
Selain penguatan internal, Samingun juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan. Upaya menjaga kondusivitas wilayah kerja perlu dilakukan secara humanis, dengan komunikasi yang intensif, serta tetap berlandaskan nilai-nilai integritas.
“Kekompakan dan saling mendukung dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan harus terus dijaga. Sinergi internal, komunikasi yang efektif, dan kerja tim yang solid menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ke depan,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, Samingun mengajak seluruh jajaran Kanwil DJP Jawa Timur I untuk bekerja dengan kerendahan hati dan komitmen memberikan kinerja terbaik. Ia menegaskan bahwa sinergi, kolaborasi, dan integritas harus menjadi pegangan utama agar penerimaan pajak Tahun 2026 dapat diamankan, sekaligus menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah kerja.
Melalui Apel Akbar ini, Kanwil DJP Jawa Timur I berharap seluruh pegawai memiliki kesamaan visi, semangat, dan komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pengamanan penerimaan pajak Tahun 2026.






