Arab Saudi Percepat Transformasi Makkah: Kapasitas Haji Ditarget Tembus 3 Juta Jemaah

oleh -106 Dilihat
KING SALMAN GATE
Desain hunian baru dan megaproyek di kawasan Kota Makkah. (Foto IST)

KabarBaik.co, Makkah- Pemerintah Arab Saudi terus mempercepat transformasi Kota Suci Makkah untuk menghadapi lonjakan jumlah jemaah haji dan umrah dalam dekade mendatang. Melalui sejumlah proyek infrastruktur raksasa di sekitar Masjidil Haram, kerajaan menargetkan peningkatan kapasitas hingga lebih dari 3 juta jamaah haji per tahun, sejalan dengan agenda pembangunan nasional Vision 2030.

Dilansir dari beberapa literatur, rencana ekspansi besar ini tercermin dari sejumlah proyek terbaru yang diumumkan Pemerintah Saudi dan perusahaan pengembang milik negara di kawasan sekitar Masjidil Haram. Salah satu proyek paling ambisius adalah King Salman Gate, kawasan pengembangan baru yang diluncurkan pada 2025 oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Proyek tersebut dibangun di area seluas sekitar 12 juta meter persegi (m2) di sekitar Masjidil Haram. Kawasan ini dirancang untuk menambah sekitar 900.000 ruang salat baru. Baik di dalam bangunan maupun area terbuka, sekaligus menyediakan berbagai fasilitas penunjang bagi jemaah seperti hotel, apartemen, pusat layanan, hingga area komersial.

Menurut laporan Reuters dan media kawasan Teluk, proyek ini dikembangkan oleh RUA AlHaram AlMakki Company, perusahaan yang berada di bawah dana investasi negara Saudi, Public Investment Fund (PIF). Selain meningkatkan kapasitas jamaah, proyek ini diperkirakan menciptakan hingga 300.000 lapangan kerja hingga 2036.

Selain King Salman Gate, pemerintah Saudi juga tengah mengembangkan proyek besar lain bernama Masar Destination, sebuah koridor kota sepanjang sekitar 3,6 kilometer yang menghubungkan kawasan utama Makkah dengan Masjidil Haram.

Proyek dengan nilai investasi sekitar USD 26,7 miliar ini dirancang untuk memperlancar arus jemaah menuju masjid sekaligus menambah kapasitas akomodasi secara signifikan. Ketika selesai sepenuhnya, kawasan ini diproyeksikan memiliki sekitar 24.000 kamar hotel baru serta 13.000 unit hunian.

Pembangunan koridor tersebut juga dilengkapi dengan jaringan transportasi, jalur pejalan kaki yang luas, serta pusat layanan jamaah yang terintegrasi.

Transformasi kawasan Makkah ini melanjutkan ekspansi besar Masjidil Haram yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Setelah perluasan tahap sebelumnya, kapasitas area ibadah di Masjidil Haram diperkirakan mampu menampung sekitar dua juta jamaah sekaligus di area masjid dan pelatarannya.

Dengan tambahan fasilitas dari proyek-proyek baru tersebut, kapasitas kawasan sekitar Masjidil Haram diperkirakan akan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Arab Saudi untuk memperluas sektor pariwisata religi. Dalam dokumen Vision 2030, pemerintah menargetkan mampu melayani lebih dari 3 juta jemaah haji per tahun serta hingga 30 juta jemaah umrah setiap tahun pada 2030.

Untuk mencapai target tersebut, selain pembangunan fisik, pemerintah Saudi juga memperkuat pengelolaan jamaah melalui digitalisasi layanan, sistem transportasi terpadu, serta teknologi pengaturan kerumunan berbasis kecerdasan buatan.

Transformasi besar di Makkah ini menunjukkan bagaimana Arab Saudi berupaya menyeimbangkan kebutuhan spiritual jutaan umat Islam dengan tantangan logistik dari salah satu pertemuan manusia terbesar di dunia. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.