Aremania Deklarasikan Enam Komitmen Damai Jelang Laga Arema FC vs Persebaya

oleh -267 Dilihat
IMG 20260410 WA0035
Presidium Aremania, Ali Rifki, membubuhkan tandatangan pada nota kesepahaman. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Malang – Menjelang laga sarat rivalitas antara Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya, ribuan suporter Aremania bersama panitia pelaksana dan unsur Forkopimda Malang Raya menggelar konsolidasi besar bertajuk Arema One Blood. Kegiatan ini berlangsung beberapa waktu yang lalu di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kecamatan Kepanjen.

Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi big match yang dijadwalkan digelar di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026. Sejumlah pihak, termasuk jajaran kepolisian, turut hadir untuk memastikan kesiapan pengamanan pertandingan.

Dalam forum itu, seluruh pihak menandatangani nota kesepahaman berisi enam komitmen bersama guna menjaga kondusivitas laga. Enam poin tersebut meliputi larangan segala bentuk kekerasan, penghormatan terhadap tim tamu dan perangkat pertandingan, penguatan koordinasi antar pihak, dorongan peran aktif suporter dalam menjaga ketertiban, penerapan sanksi tegas, serta penguatan edukasi sportivitas bagi generasi muda.

Dokumen tersebut diteken oleh perwakilan komunitas Aremania, koordinator lapangan, serta Presidium Aremania Utas, Ali Rifki, dengan disaksikan pimpinan kepolisian di Malang Raya.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini bukan sekadar persiapan pertandingan, melainkan langkah strategis membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan. “Kami ingin sepak bola menjadi pemersatu, bukan pemecah. Sinergi antara klub, pemerintah, dan suporter harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terus mengalir, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, hingga pembinaan usia dini demi mendorong prestasi tim ke level yang lebih tinggi.

Sementara itu, Jumat (10/4), Presidium Aremania, Ali Rifki, mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Kapolda Jawa Timur beserta jajaran kepolisian guna memastikan laga berjalan aman dan lancar.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang perwakilan korwil, komunitas, serta tokoh masyarakat untuk membahas teknis persiapan di lapangan. Fokus utama saat ini adalah memastikan perilaku suporter mencerminkan perubahan positif.

Sebagai langkah konkret, Aremania juga berkomitmen memberikan pengawalan khusus bagi tim tamu. Hal ini dilakukan sebagai bentuk balasan atas perlakuan baik yang diterima Arema FC saat bertandang ke Surabaya. “Kita akan melakukan hal yang sama, karena kawan-kawan Bonek di Surabaya mengawal tim Arema FC naik bus. Kita juga akan mengawal tim Persebaya ketika bertandang ke Kanjuruhan,” ujar Ali Rifki.

Ia menambahkan, jumlah personel pengawalan akan ditambah guna memastikan para pemain Persebaya merasa aman dan nyaman selama berada di Malang. Menanggapi keraguan publik terkait insiden masa lalu, Ali Rifki menegaskan bahwa sepanjang musim 2025-2026, Aremania telah menunjukkan perubahan signifikan.

“Sampai detik ini dalam liga 2025-2026, Alhamdulillah Aremania sudah berubah. Baik di kandang Kanjuruhan maupun di tempat lain, dan insyaallah mudah-mudahan tidak pernah ada lagi,” tegasnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.