KabarBaik.co, Surabaya– Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus kader senior PDI Perjuangan, Armuji, hadir di sela-sela acara Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kota Surabaya, Sabtu (4/4). Kehadirannya tidak hanya menunjukkan kedekatan personal antar-tokoh politik, tetapi juga memperkuat sinyal kebersamaan dalam membangun Kota Pahlawan.
Dalam kesempatan tersebut, Armuji sempat menyinggung kedekatannya dengan tokoh-tokoh PKB, termasuk Musyafak Rouf (Cak Safa). Ia menyebut hubungannya dengan para tokoh lintas partai adalah bentuk upaya menjaga keharmonisan di tingkat pimpinan partai politik di Surabaya.
“Loh, namanya kita sesama ketua partai di Surabaya, ya toh. Ini kan menjaga suatu kebersamaan. Persamaan untuk membangun partai ini. Saya sebagai wakil wali kota dan ketua partai (PDIP Surabaya), tentunya harus bisa berkomunikasi dengan semua partai,” ujar Armuji, Sabtu (4/4).
Saat ditanya mengenai peluang koalisi dengan PKB di Pilkada mendatang, Armuji memberikan jawaban diplomatis. Ia merasa memiliki chemistry yang kuat karena merasa berasal dari angkatan yang sama dalam kancah politik Surabaya.
“Oh, konco lawas (teman lama) tahun ’99, Rek. Jadi itu angkatan ’99 yang masih aktif, baik itu di DPRD Provinsi maupun DPRD tingkat 2, dan saya sekarang di eksekutif. Saya, Musyafak (Cak Safa), sama Adi Sutarwijono itu satu angkatan, jurusan yang sama,” kelakarnya sambil tertawa.
Update PAW Ketua DPRD Surabaya
Selain membahas kedekatan antar-partai, Armuji juga memberikan kabar terbaru mengenai proses Pergantian Antar-Waktu (PAW) jabatan Ketua DPRD Surabaya. Ia mengonfirmasi bahwa langkah administrasi sudah berjalan.
“PAW sudah mulai kita proses secara administrasi. Kalau tidak salah, kemarin lusa (dokumennya) sudah turun. Sekarang prosesnya ke KPU, nanti SK-nya dari Gubernur,” jelasnya.
Armuji memastikan bahwa seluruh persyaratan administrasi sedang dilengkapi oleh pihak sekretariat. Ia juga mengaku telah menandatangani pengajuan tersebut untuk diteruskan ke KPU sebelum nantinya dibawa ke rapat paripurna.
“Sudah langsung ini, kemarin sudah saya teken untuk pengajuan ke KPU. Mungkin karena ini masih suasana libur, jadi sedang berproses. Setelah itu pasti diparipurnakan,” imbuhnya.
Ketika dikonfirmasi mengenai siapa sosok yang akan mengisi kursi tersebut, Armuji menyebutkan nama sesuai dengan urutan yang ada. “Loh, ya nomor urutnya kan Anas Karno. Artinya Pak Anas Karno sebagai penggantinya,” pungkasnya. (*)








