KabarBaik.co, Jember – Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan Korps Sukarela (KSR) dalam situasi darurat, PMI Kabupaten Jember menggelar latihan gabungan selama dua hari, mulai Sabtu (22/5).
Kegiatan yang berpusat di Markas PMI Kabupaten Jember ini diikuti oleh 30 peserta dari KSR PMI Unit dan Forum Relawan se-Kabupaten Jember. Selain mengasah kemampuan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-relawan.
Pada hari pertama, para peserta dibekali pelatihan reportase, kehumasan, serta tata cara pengambilan foto dan video. Materi ini diberikan agar KSR dapat menyusun laporan berbasis visual secara cepat dan akurat sesuai kebutuhan lapangan saat ini.
Menjelang akhir sesi hari pertama, peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jember juga mendapatkan materi Cash Voucher Assistance (CVA) atau Bantuan Multi-Guna Tunai.
Materi ini bertujuan membekali relawan dengan keterampilan menyalurkan bantuan kemanusiaan berbasis non-tunai atau tunai, sehingga korban bencana dapat memenuhi kebutuhan spesifik mereka secara mandiri sekaligus membantu memulihkan ekonomi lokal.
“Latihan gabungan ini merupakan bentuk penyegaran pengetahuan bagi KSR PMI Kabupaten Jember terkait materi kepalangmerahan. Bagaimanapun, relawan adalah ujung tombak aksi kemanusiaan, terutama dalam situasi darurat dan bencana,” ujar Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah.
Pada hari kedua, peserta akan mendapatkan materi WASH (Water, Sanitation, and Hygiene). Pelatihan ini mencakup pengelolaan air bersih, sanitasi, hingga Hygiene Promotion sebagai langkah sistematis untuk mendorong perilaku hidup bersih demi mencegah penyebaran penyakit pascabencana.
Fokus materi ini adalah mengedukasi dan memotivasi masyarakat agar mandiri dalam menjaga kebersihan diri, makanan, serta lingkungan sekitar. (*)








