KabarBaik.co, Jakarta – Asosiasi Pemerintah Daerah Pesisir dan Kepulauan Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) melakukan audiensi strategis dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (6/5) lalu. Dalam pertemuan tersebut, ASPEKSINDO menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat pesisir dan kepulauan di Indonesia.
Pertemuan itu menjadi momentum penting bagi ASPEKSINDO untuk memperkuat perannya sebagai jembatan aspirasi masyarakat pesisir dengan program pembangunan pemerintah pusat dalam kerangka visi Asta Cita.
Staf Ahli Bidang Hukum ASPEKSINDO, Mukhlis Ramlan mengatakan, pihaknya membawa data lapangan terkait kondisi masyarakat di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar nusantara. Menurutnya, berbagai persoalan seperti keterbatasan layanan kesehatan dan pendidikan, minimnya akses komunikasi, hingga buruknya infrastruktur jalan masih menjadi tantangan utama yang harus segera ditangani pemerintah.
“Aspeksindo tentu menjadi pilar terdepan dalam menghubungkan harapan masyarakat pesisir dan kepulauan dengan apa yang menjadi program pemerintah pusat dalam balutan Asta Cita,” ujar Mukhlis Ramlan dalam keterangannya, Jumat (8/5).
Ia menambahkan, kondisi di wilayah kepulauan hingga kini masih menyisakan ketimpangan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat perbatasan. “Kami berbicara berbasis data, dan kami sampaikan secara langsung kepada Wakil Presiden,” tegasnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Perempuan Pesisir dan Kepulauan Dyah Arum Sari, Staf Ahli Bidang Hukum Misyal B. Achmad, Direktur Kerjasama dan Kemitraan Strategis R. Panji Arioseno, serta Direktur Pemberdayaan Kepemudaan dan Masyarakat Pesisir Misbah Mubarak.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan perhatian serius terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan ASPEKSINDO. Pemerintah pusat, lanjut Mukhlis, berkomitmen mempercepat pembangunan dan pemerataan layanan dasar di wilayah pesisir dan kepulauan. Langkah tersebut disebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam visi Asta Cita yang menitikberatkan pada pemerataan ekonomi dan penguatan wilayah terdepan Indonesia.
ASPEKSINDO optimistis sinergi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat penyelesaian persoalan di daerah pesisir, termasuk melalui penguatan ekonomi biru dan konektivitas antar-pulau.
“Sinergitas antara ASPEKSINDO dan pemerintah pusat adalah kunci agar masa depan masyarakat pesisir tidak lagi terabaikan. Kami optimis, kolaborasi bersama Prabowo-Gibran akan membawa perubahan nyata,” katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif ASPEKSINDO, Andi Fajar Asti menegaskan komitmen organisasinya untuk terus memperjuangkan kedaulatan maritim dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Ia menyebut ASPEKSINDO yang lahir dari semangat Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) akan terus mengawal kebijakan pembangunan berbasis maritim.
“Kami senantiasa menjaga amanah pembentukan ASPEKSINDO untuk memastikan bahwa pembangunan tidak lagi hanya berorientasi land-based atau daratan, melainkan mulai bergeser ke arah maritim atau ocean-based,” ujarnya.
Selain itu, ASPEKSINDO juga menyatakan komitmennya mengawal percepatan pembahasan RUU Daerah Kepulauan, hilirisasi sektor kelautan, penguatan ekonomi biru, hingga pemberdayaan sumber daya manusia maritim.
Andi Fajar menambahkan, penguatan kolaborasi antar 333 daerah anggota ASPEKSINDO menjadi langkah penting agar suara masyarakat pesisir semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional. “ASPEKSINDO harus go international. Kita adalah arsitek masa depan maritim Indonesia, dan kita akan terus bergerak untuk memastikan setiap tetes air laut memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya,” pungkasnya. (*)







