Awas Terperosok! Penutup Got di Gedangan Hilang Diduga Digondol Pencuri

oleh -155 Dilihat
Nampak rambu-rambu dipasang upaya mengingatkan pengguna jalan karna penutup got hilang. (Foto: Ist)
Nampak rambu-rambu dipasang upaya mengingatkan pengguna jalan karna penutup got hilang. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Sejumlah penutup saluran air berbahan besi di Jalan Frontage Road (FR) Raya Gedangan, Sidoarjo, dilaporkan hilang dan diduga dicuri. Kondisi ini menimbulkan lubang besar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa titik di ruas jalan sebelum gapura Perumahan Puri Surya Jaya (PSJ) terlihat terbuka akibat penutup got yang tidak lagi terpasang. Selain itu, bagian baut di sekitar penutup juga tampak rusak, diduga akibat pembongkaran paksa oleh pihak tak bertanggung jawab.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pengendara yang melintas setiap hari. Salah satu pengguna jalan, Miftahul (40), mengaku terkejut saat mengetahui penutup got sudah hilang dari tempatnya.

“Saya tahunya pas lewat, tiba-tiba sudah tidak ada. Tidak tahu kapan hilangnya,” ujarnya, Senin (6/4).

Ia menilai, hilangnya penutup got itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Terlebih, ukuran lubang yang ditinggalkan cukup besar dan berada di jalur yang ramai dilalui kendaraan.

“Lubangnya cukup besar, kalau tidak hati-hati bisa berbahaya, apalagi buat pengendara motor,” katanya.

Menurutnya, risiko semakin tinggi saat malam hari karena kondisi penerangan jalan umum di lokasi kerap tidak berfungsi dengan baik.

“Kalau malam gelap, lubangnya bisa tidak kelihatan. Takutnya ada yang sampai jatuh,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Sugeng yang berharap ada penanganan segera dari pihak terkait. Ia menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Makhmud, membenarkan dugaan pencurian tersebut. “Iya, memang ada indikasi diambil orang,” ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk membahas langkah penanganan.

Selain itu, pihak Dinas PUBMSDA disebut telah memasang rambu peringatan sementara di sekitar lokasi lubang sebagai langkah antisipasi agar pengguna jalan lebih waspada saat melintas.

“Untuk sementara sudah kami beri penanda atau rambu di titik yang terbuka, supaya tidak membahayakan pengendara,” jelasnya.

Ia juga menyebut, pihaknya akan mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pelaporan ke kepolisian dalam pembahasan berikutnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.