KabarBaik.co, Jember – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak siang hingga malam hari mengakibatkan banjir besar di sejumlah titik.
Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 3.944 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan air yang mencapai ketinggian hingga 2 meter.
Banjir yang terjadi pada Jumat (13/2) ini melumpuhkan aktivitas warga di sedikitnya 8 kecamatan dan 17 desa.
Salah satu lokasi terparah berada di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, di mana ratusan rumah terendam air cukup dalam.
Camat Balung Agus Sucahyo menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh debit air sungai yang meningkat tajam setelah hujan tak kunjung reda.
Kondisi sungai yang tidak mampu lagi menampung volume air menyebabkan luapan masuk ke pemukiman warga hingga area persawahan.
“Banjir disebabkan hujan deras sejak siang hingga malam hari. Sungai tidak bisa menampung air hujan hingga akhirnya meluap ke pemukiman warga dan area pertanian,” ujar Agus Sucahyo saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Kondisi di lapangan menunjukkan warga mulai kesulitan beraktivitas karena genangan air yang masih tinggi di dalam rumah. Selain kerugian materiil, para korban banjir kini mulai mengeluhkan minimnya pasokan kebutuhan dasar.
Qurotul Aini, salah satu warga terdampak, mengungkapkan bahwa saat ini bantuan makanan dan air bersih menjadi hal yang paling mendesak dibutuhkan oleh warga.
“Saat ini kami sangat membutuhkan bantuan, terutama makanan dan minuman karena untuk memasak pun sudah tidak memungkinkan,” kata Qurotul.
Hingga berita ini diunggah, genangan air dilaporkan masih merendam ribuan rumah warga. Pihak terkait dan relawan terus memantau situasi di lapangan serta melakukan pendataan lebih lanjut untuk penyaluran bantuan darurat.
Petugas juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Timur, khususnya Jember. (*)






