KabarBaik.co – Banjir luapan air Sungai Lubawang menerjang seribuan rumah warga yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Besuki, Situbondo, Rabu (21/1) malam. Desa yang terdampak adalah Desa Jetis, Desa Blimbing, Desa Langkap, Desa Besuki, Desa Demung, dan Desa Pesisir.
“Sebelum terjadi banjir, di wilayah Kecamatan Besuki dan sekitarnya diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB,” ujar Camat Besuki Yakup Alex Susanto saat dihubungi di Situbondo, pada Rabu (21/1) malam.
Menurut Yakup, hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang selama beberapa jam itu mengakibatkan Sungai Lubawang dan beberapa anak sungai meluap karena tak mampu menampung debit air.
Luapan air sungai tersebut kemudian menggenangi rumah warga. Ketinggian banjir dilaporkan hingga mencapai dada orang dewasa atau sekitar satu meter.
“Kalau ketinggian air rata-rata 40 centimeter hingga satu meter, dan terparah ketinggian banjir luapan sungai tersebut yakni di Desa Pesisir dan sebagian juga di Desa Besuki. Perkiraan sementara ada seribuan rumah terdampak,” katanya.
Informasi yang dihimpun ANTARA, banjir luapan air Sungai Lubawang juga merendam rumah-rumah warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.
Tak hanya merendam rumah-rumah warga, banjir luapan air sungai juga menggenangi jalan raya pantai utara (pantura) di Kecamatan Besuki dan Kecamatan Banyuglugur.
Sampai dengan Kamis dini hari, petugas BPBD, Tagana, TNI/Polri berada di lokasi dan melakukan asesmen dampak bencana banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Bungatan, Kecamatan Mlandingan, Kecamatan Besuki, dan Kecamatan Banyuglugur. (ANTARA)








